JawaPos Radar

Dukung Perekonomian Daerah, Kemendes Siap Bersinergi dengan BWM

15/03/2018, 16:18 WIB | Editor: Mochamad Nur
Dukung Perekonomian Daerah, Kemendes Siap Bersinergi dengan BWM
Mendes PPDT Eko Putro Sandjojo (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi berencana mensinergikan Bank Wakaf Mikro (BWM) dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat pedesaan di Indonesia.

"Pembiayaan BUMDes yang menggunakan Dana Desa ditujukan untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi warga desa. Sedangkan mayoritas pesantren yang menjadi tempat Bank Wakaf Mikro juga berada di pedesaan,” ujar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Kamis (15/3).

Menurut Eko, Bank Wakaf Mikro atau biasa disebut Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) mirip dengan Grameen Bank yang dipelopori oleh peraih Nobel Muhammad Yunus dari Bangladesh.

"Bank Wakaf ini memberikan pinjaman kecil kepada orang tidak mampu tanpa ada agunan. Jadi untuk membantu usaha-usaha yang sangat mikro dan ini kita akan coba terapkan di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," tutur Eko.

Eko mengakui, meski rencana ini masih dalam tahap kajian oleh tim Kemendes, pihaknya yakin sinergi antara BUMDes dengan BWM sangat mungkin diwujudkan. Apalagi saat ini BUMDes sudah banyak menjalin kerjasama dengan pesantren yang tersebar di berbagai desa.

“Kita telah membentuk banyak kluster ekonomi dengan sejumlah pesantren, seperti program Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades)," kata Eko.

Eko menyebut pihaknya telah ditandanganinya MOU antara Kemendes dengan 102 kabupaten, dan 68 perusahaan yang akan menghasilkan investasi di daerah pedesaan sekitar Rp 47 triliun dengan penyerapan tenaga kerja hingga 10 juta jiwa.

(nas/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up