alexametrics

Ekspor-Impor Tiongkok Tercatat Turun , Rupiah Tetap Menguat ke 14.080

15 Januari 2019, 11:03:57 WIB

JawaPos.com – Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) makin menguat. Mengutip yahoofinance, saat ini rupiah berada di lebel 14.080 per dolar AS.

Meski demikian, Analis AAEI Reza Priyambada mengatakan tren pelemahan masih mengintai rupiah akibat adanya penurunan ekspor-impor Tiongkok. Adanya pelemahan Rupiah membuat tren penguatan menjadi tertahan.

Secara teknikal, kata Reza, apalagi posisinya telah menjauhi area lower bollinger band yang dibarengi dengan meningkatnya permintaan akan USD, ini akan membuat pelemahan Rupiah berpeluang kembali berlanjut.

“Padahal sebelumnya, outlook USD dinilai melemah setelah The Fed dinilai lebih melunak terhadap kenaikan suku bunganya. Akan tetapi, kondisi tersebut berbalik,” ujarnya Selasa (15/1).

Reza menuturkan, Rupiah bisa saja kembali melemah seiring dengan imbas pelemahan CNY setelah merespon penurunan data ekspor-impor Tiongkok. Pelaku pasar merespons negatif rilis data ekonomi Tiongkok.

Sementara, adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri terhalangi dengan imbas pelemahan CNY tersebut.

“Adanya rilis data ekspor China yang lebih lemah dari perkiraan memicu kekhawatiran akan semakin parahnya perlambatan di Tiongkok,” tandasnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads
Ekspor-Impor Tiongkok Tercatat Turun , Rupiah Tetap Menguat ke 14.080