JawaPos Radar

Investasi Lesu, Bos BKPM Pesimistis Target Rp 765 T Sulit Tercapai

14/08/2018, 17:42 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Investasi Lesu, Bos BKPM Pesimistis Target Rp 765 T Sulit Tercapai
Kepala BKPM Thomas Lembong (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, terjadi perlambatan investasi selama triwulan II-2018. Angka itu turun dibandingkan triwulan I-2018 Rp 185,3 triliun.

Data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) menunjukkan capaian sebesar Rp 176,3 triliun, mengalami peningkatan sebesar 3,1 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 (sebesar Rp 170,9 triliun).

Terjadi penurunan investasi 4,9 persen dibanding triwulan I-2018. Secara total, realisasi investasi pada semester II-18 tercatat hanya Rp 361,6 triliun.

Melihat kondisi perlambatan tersebut, Kepala BKPM Thomas Lembong pesimistis target investasi sebesar Rp 765 triliun hingga akhir 2018 bisa dicapai. Meski demikian, pemerintah memastikan tidak akan diam terhadap kondisi tersebut. Sejumlah langkah akan dilakukan untuk memperkuat fundamental ekonomi dalam negeri. Diharapkan, hal itu dapat kembali menggairahkan investor.

"Perlu saya sampaikan bahwa pemerintah tidak akan diam menyaksikan perkembangan di pasar terutama di pasar modal. Pemerintah sudah pasti akan mengambil langkah istimewa guna membantu meningkatkan fundamental ekonomi Indonesia," tegasnya.

Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah dengan memberlakukan kebijakan B20 atau biodiesel. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan impor dan memperkuat cadangan devisa.

"Yang sudah berjalan secara konkret adalah upaya gencar untuk implementasi B20. Mensubstitusi impor BBM dengan produk lokal yaitu biodiesel yang menggunakan minyak sawit buatan domestik. Pemerintah sudah menghitung menghemat devisa USD 6 miliar per tahun. Contoh konkret yang dijalankan pemerintah untuk memperbaiki neraca dagang dan neraca transaksi," tandasnya.

(ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up