JawaPos Radar

Mencari Peluang Mendapatkan Pinjaman Dana dari Fintech

14/07/2018, 12:26 WIB | Editor: Ilham Safutra
Mencari Peluang Mendapatkan Pinjaman Dana dari Fintech
Ilustrasi: transaksi keuangan lewat aplikasi fintech. (Pixabay.com)
Share this image

JawaPos.com - Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) terus memberikan jasa keuangan berbasis teknologi kepada masyarakat. Terutama bagi mereka yang kesulitan mengakses lembaga keuangan konvensional.

Bentuk edukasi itu dengan menggelar “Indonesia Fintech Fair 2018” di Mal Taman Anggrek sejak Kamis (13/7) hingga Minggu (15/7). Pameran itu melibatkan puluhan perusahaan fintech yang jumlahnya semakin berkembang. Salah satu fintech yang ikut terlibat yakni TunaiKita.

"Teknologi finansial atau tekfin telah memberikan peluang yang lebih besar bagi publik dalam mengakses institusi keuangan di Indonesia," kata Direktur Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Ajisatria Suleiman dalam keterangan persnya, Sabtu (14/7).

Mencari Peluang Mendapatkan Pinjaman Dana dari Fintech
Pihak TunaiKita saat diwawancara wartawan. (Istimewa)

Dia menyebut, meskipun industri fintech makin ramai dengan banyaknya perusahaan fintech yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tapi belum banyak warga Indonesia yang memahami keuntungan yang ditawarkan lembaga jasa keuangan tersebut.

Di tempat yang sama, CEO WeCash Asia Pasifik James Chan menambahkan, TunaiKita turut bangga dilibatkan dalam pameran fintech ini. Berharap masyarakat pengunjung melek fintech sekaligus tahu lebih banyak tentang jasa yang ditawarkan.

James Chan menerangkan, TunaiKita memanfaatkan teknologi untuk membuka akses kredit bagi “missing middle” atau lapisan tengah kelas perusahaan yang hilang. Lapisan ini yang umumnya sulit mendapatkan kredit dari lembaga keuangan konvensional. Sebagai jalan keluar, golongan ini mencari pinjaman dari teman, keluarga atau pihak ketiga yang bisa mengancam nama baik atau keselamatan mereka..

"Sementara teknologi dan aplikasi kita sudah teruji bisa mempertemukan mereka yang memerlukan kredit konsumtif dan produktif dengan lembaga-lembaga keuangan kredibel, semua dalam waktu nyata (real time),” klaimnya.

Pada fintech ini masyarakat dapat mengakses pinjaman hemat biaya. Semua itu diproses menggunakan aplikasi. Metode ini memberikan perlindungan juga terhadap penipuan online yang bersifat real-time. "Kami bangga sekali bisa ikut memperbaiki inklusi keuangan, sekaligus membantu para konsumen dan pemilik usaha kecil-menengah di Indonesia.”

Untuk diketahui, TunaiKita merupakan perusahaan fintech asal Tiongkok yang membangun “lending robot” bagi penyandang dana (funding sources) untuk mengevaluasi kelayakan kredit konsumen, mencegah fraud, dan menyetujui pengajuan pinjaman. 

(iil/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up