JawaPos Radar

Bukaka Teknik Utama Targetkan Laba Bersih Rp 200 Miliar Tahun Ini

14/05/2018, 17:20 WIB | Editor: Mochamad Nur
Bukaka Teknik Utama Targetkan Laba Bersih Rp 200 Miliar Tahun Ini
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (DOK. ISSAK RAMADAN/JAWAPOS.COM)
Share this

JawaPos.com - PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) menargetkan laba bersih sebesar Rp 200 miliar tahun 2018. Target laba bersih perseroan tersebut meningkat sebesar 20,72 persen dibanding perolehan laba bersih tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp 165,67 miliar.

Direktur PT Bukaka Teknik Utama Tbk, Afifudin Suhaeli Kalla mengungkapkan, laba bersih perseroan hingga Maret sudah sebesar Rp 88,03 miliar. “Laba akan meningkat sedikit dibanding 2017 yang tercatat sebesarRp 165 miliar. Tahun ini mungkin Rp 200 miliar,” ujarnya, di Jakarta, Senin (14/5).

Direktur PT Bukaka Teknik Utama Tbk, Teguh Wicaksana Sari mengungkapkan capaian laba bersih didorong oleh naiknya pendapatan perseroan yang diperkirakan mencapai Rp 4,52 triliun tahun ini.

“Hingga Maret 2018 penjualan kita sudah mencapai Rp 786,78 miliar atau 17,39 persen dari target tahun ini,” imbuhnya.

Menurutnya, penjualan tersebut berasal dari penjualan Bukaka induk sebesar Rp 763,81 miliar dan dari anak-anak usahanya Rp 22,97 miliar.

Lebih lanjut Teguh menyebutkan jika kontrak baru perusahaan yang juga masuk ke dalam entitas usaha milik Kalla Grup ini, selama tiga bulan pertama tahun 2018 sebesar Rp 7,03 triliun atau 88,82 persen dari target tahun ini yang sebesar Rp 7,92 triliun.

“Kontrak itu carry over dari 2017 sebesar Rp 6,13 triliun, sementara kontrak barunya ditargetkan Rp 723,70 miliar,” terangnya.

Direktur Utama PT Bukaka Teknik Utama Tbk, Irsa Kamarudin menyatakan jika pihaknya optimis target kontrak baru bakal tercapai dan tidak menutup kemungkinan akan merevisi target kontrak di tahun 2018 ini. “Kontrak bisa saja lebih dari target. Nanti habis puasa kita tancap gas lagi,” ucapnya.

Adapun, proyek-proyek yang tengah digarap perseroan yakni proyek tol Jakarta-Cikampek Elevated II Rp 2,95 triliun, Bundling Contract III Rp 1,18 triliun, Waskita TWR 4 CCT 500KV 20000T Rp 598,18 miliar, T/L 150 KV Duri Kosambi-Kembangan Rp 530,88 miliar, proyek DPT Tahun 2016 Rp 285,36 miliar, proyek DPT-Pengadaan Tower Transmisi tahun 2016 Rp 235,21 miliar dan proyek-proyek lainnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up