alexametrics

5 Tahun Berdiri, Tunaiku Salurkan Kredit Hingga Rp 2 Triliun

13 Juli 2019, 12:18:09 WIB

JawaPos.com – Selama 5 tahun, Tunaiku,  produk financial technology (fintech) di bawah Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 2 Amar Bank telah melayani masyarakat Indonesia dalam pinjaman digital atau digital lending services. Pertumbuhan Tunaiku juga ditunjukkan dengan jumlah unduhan aplikasi Tunaiku Mobile yang mencapai lebih dari 2,5 juta pengunduh.

Dari sisi jumlah pinjaman yang disalurkan ke nasabah telah lebih dari Rp2 triliun. Rata-rata nasabah Tunaiku meminjam untuk kebutuhan produktif dengan tiga kategori tertinggi sebagai berikut sekitar 93 ribu senyuman untuk renovasi rumah, lebih dari 43 ribu senyuman untuk modal usaha, lebih dari 27 ribu senyuman untuk biaya pendidikan. Hal itu juga terlihat dari peningkatan jumlah pegawai.

“Diawali dengan 17 orang pegawai pada 2014, saat ini pegawai Tunaiku telah mencapai lebih dari 700 orang. Penambahan pegawai ini merupakan suatu upaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik seiring dengan peningkatan jumlah nasabah,” ungkap Managing Director Amar Bank sekaligus founder Tunaiku Vishal Tulsian, dalam perayaan Ulang tahun ke-5 Tunaiku di Hotel Sultan, Jakarta.

Dalam hal literasi keuangan, kata Vishal, Tunaiku selalu mendorong nasabah untuk menjadi individu yang bertanggung jawab. Mereka yang benar-benar ‘membutuhkan’ cenderung memiliki tanggung jawab yang besar terhadap pengelolaan keuangannya.

“Kami pun mendorong mereka untuk mewujudkan kebutuhan-kebutuhan yang produktif,” kata Vishal.

Selain itu, pencapaian besar Amar Bank menjadi bank BUKU 2 di 2019 tentunya membuat Tunaiku dapat melayani masyarakat Indonesia sebagai platform digital dengan lebih baik lagi. Vishal mengklaim Tunaiku adalah produk masa depan yang selalu siap melayani masyarakat.

Pionir produk fintech, Tunaiku mulai dibangun pada tahun 2014. Sekarang ini, aplikasi Tunaiku telah diunduh lebih dari 2,5 juta kali dan memberikan layanan ke hampir 300 ribu nasabah dan hadir di 16 kota besar Indonesia.

“Bermula dari visi untuk membagikan senyum ke lebih dari 200 juta, Tunaiku memilih digital lending untuk membawa senyuman ke masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Vishal menambahkan perwujudan keuangan yang inklusif masih akan memerlukan waktu yang panjang dan tidak serta-merta menghapuskan kemiskinan. Senyuman pun diharapkan mengacu pada kepuasan nasabah, kami harap mereka yang terlayani oleh Tunaiku merasa puas.

“Karena bagi kami dampak sosial yang positif berawal dari senyuman. Kami percaya bahwa akses ke keuangan adalah bagian dari aspek hak asasi manusia ketika masyarakat semakin berkembang menuju hak atas standar kehidupan yang memadai, kesehatan, dan kesejahteraan untuk mengejar pendidikan dan kualitas hidup yang lebih baik,” tutup Vishal.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads