JawaPos Radar

Belasungkawa, Pelaku Pasar Modal Kenakan Pita Hitam di Lengan Kanan

13/05/2018, 19:16 WIB | Editor: Mochamad Nur
Belasungkawa, Pelaku Pasar Modal Kenakan Pita Hitam di Lengan Kanan
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (DOK.DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)
Share this

JawaPos.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyampaikan prihatin dengan kejadian teror akhir-akhir ini termasuk serangan teror yang terjadi di 3 lokasi Gereja di Surabaya pada hari Minggu (13/5).

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini”, tegas Direktur Utama BEI, Tito Sulistio di Jakarta, Minggu (13/5).

Direktur Utama BEI menghimbau kepada seluruh pelaku pasar untuk tetap tenang dan beraktivitas secara normal. Pengalaman pada teror bom Thamrin 14 Januari 2016, menunjukkan bahwa teror tersebut tidak berpengaruh besar terhadap kegiatan di pasar modal.

Belasungkawa, Pelaku Pasar Modal Kenakan Pita Hitam di Lengan Kanan
Dirut PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio (Dok.JawaPos.com)

Tito menyebut, pada saat terjadinya teror, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi sebanyak 77,86 poin atau sebanyak 1,72 persen di level 4.459,32 poin. Namun koreksi IHSG tersebut hanya reaksi sesaat atau bersifat sementara karena pada penutupan perdagangan sesi II di hari yang sama, IHSG hanya ditutup melemah tipis 0,53 persen dan keesokan harinya justru menguat 0,24 persen. Investor di pasar modal tidak terpengaruh oleh gerakan teror yang terjadi.

Tito yakin bahwa pada teror bom Surabaya juga tidak akan berpengaruh besar terhadap aktivitas di pasar modal. Pasalnya, Secara fundamental Perusahaan Tercatat yang tergabung dalam LQ45 menunjukkan kinerja yang solid dengan rata – rata pendapatan meningkat sebesar 15,96 persen dan laba bersih meningkat 11,68 persen pada kuartal 1 2018 dibandingkan dengan kuartal 1 2017.

Sementara kondisi pasar juga cukup stabil yang ditunjukkan dengan likuiditas transaksi yang tinggi dengan rata – rata transaksi harian mencapai Rp 8,87 triliun (meningkat sebesar 16,7 persen dibandingkan 2017) dan frekuensi harian sebesar 387 ribu (meningkat sebesar 23,7 persen dibandingkan 2017).

Direktur Utama BEI menghimbau agar investor dan seluruh pelaku pasar modal tidak bereaksi berlebihan dan tetap optimis terhadap stabilitas keamanan nasional.

Sebagai wujud keprihatinan dan ketegaran atas tragedi di Surabaya petinggi BEI meminta kepada seluruh SRO dan anak Perusahaan dalam 3 hari ini sejak Senin (14/5) sampai dengan Rabu (16/5) untuk mengenakan pakaian putih dengan pita hitam di lengan kanan. Himbauan itu juga ditujukan pada Perusahaan Tercatat dan Anggota Bursa, yakni mengenakan pakaian putih dengan pita hitam di lengan kanan sebagai bentuk ketegaran.

(mys/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13/05/2018, 19:16 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13/05/2018, 19:16 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up