JawaPos Radar

Respons Kebijakan Bank Sentral Tiongkok, Rupiah Berpotensi Melemah

12/09/2018, 08:25 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Respons Kebijakan Bank Sentral Tiongkok, Rupiah Berpotensi Melemah
Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer (DOK. ISSAK RAMADHAN/JAWAPOS.COM)
Share this

JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) memiliki peluang untuk kembali melemah seiring masih besarnya potensi kenaikan USD.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, langkah Bank Sentral Tiongkok yang siap mengeluarkan berbagai kebijakan termasuk melemahkan mata uang CNY-nya dapat berimbas pada kembali melemahnya laju Rupiah.

Diharapkan sentimen dari Italia terkait paparan APBN-nya dapat memperkuat EUR untuk mengimbangi kenaikan USD sehingga Rupiah tidak melemah lebih dalam. “Diperkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.861-14.847,” ujarnya, Rabu (12/9).

Menurutnya, masih maraknya sentimen negatif yang menghantam Rupiah membuat pergerakan mata uang Garuda ini masih terjerembap ke zona merah. Sentimen dari ancaman terbaru yang disampaikan Presiden Trump terkait tarif impor memukul daya tarik aset berisiko.

Trump menyatakan siap memberlakukan tarif terhadap barang-barang tambahan asal Tiongkok senilai USD 267 miliar, melebihi rencana yang diusulkan sebelumnya senilai USD 200 miliar.

“Dipimpin pelemahan Rupee yang diikuti penurunan sejumlah mata uang Asia lainnya, Rupiah pun ikut terkena imbas negatifnya,” tuturnya.

Pergerakan USD pun ikut terbantukan dengan kuatnya data pekerjaan AS yang mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh The Federal Reserve. Berita positif Bank Dunia yang menilai pemerintah Indonesia telah memberikan respons yang baik dalam menghadapi pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini, dan kenaikan indeks penjualan eceran sepanjang Juli 2018, belum cukup kuat mengangkat Rupiah.

“Diharapkan pelemahan Rupiah dapat lebih terbatas. Tetapi tetap cermati dan waspadai berbagai sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah,” tandasnya.

(ce1/mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up