JawaPos Radar | Iklan Jitu

Peluang Kenaikan Lanjutan IHSG Akhir Pekan, 6 Saham Ini Bisa Dipilih

11 Januari 2019, 07:54:07 WIB
Peluang Kenaikan Lanjutan IHSG Akhir Pekan, 6 Saham Ini Bisa Dipilih
Ilustrasi aktivitas investor di Gedung Bursa Efek Indonesia (DOK.ISSAK RAMDHANI/JAWAPOS.COM)
Share this

JawaPos.com - Pergerakan harga saham diperkirakan melanjutkan tren kenaikan, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin mampu bertahan di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,9 persen ke level 6.328.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, secara teknikal indikator MACD masih membentuk pola golden cross di area positif, sedangkan stochastic dan RSI bergerak menguat di area jenuh beli (overbought).

"Terlihat pola long white bozu candle yang mengindikasikan adanya tren bullish continuation pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju area resisten," kata Nafan, di Jakarta, Jumat (11/1).

Menurutnya, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada di level 6.288 dan 6.248, sedangkan resisten pertama dan kedua di posisi 6.348 dan 6.368.

Dengan demikian, jelas Nafan, adanya peluang kenaikan lanjutan pada laju IHSG akhir pekan ini bisa disikapi pelaku pasar dengan mencermati enam saham berikut:

1. PT Astra International Tbk (ASII)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp7.975-8.200, dengan target harga secara bertahap di level Rp8.300, 8.425, 8.725 dan 9.025. Support: Rp7.975 dan 7.825.

2. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.340-2.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.430, 2.640 dan 2.850. Support: Rp2.340 dan 2.270.

3. PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp80.575-82.350, dengan target harga secara bertahap di level Rp83.525, 84.550 dan 88.825. Support: Rp80.250.

4. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp3.800-3.850, dengan target harga secara bertahap di level Rp3.880, 3.920, 4.020 dan 4.130. Support: Rp3.790 dan 3.760.

5. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA)

Pergerakan harga telah menguji beberapa garis MA10, 20 dan 60 sehingga potensi terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp4.260-4.300, dengan target harga secara bertahap di level Rp4.370, 4.630 dan 4.890. Support: Rp4.260 dan 4.170.

6. PT Timah Tbk (TINS)

Terlihat pola bearish counterattack candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Sell on Strength" pada kisaran Rp860-890, dengan target harga secara bertahap di level Rp840 dan 830. Resistance: Rp890 dan 900.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : Romys Binekasri

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini