alexametrics

Sempat Dicatut Pinjol Ilegal, Ajaib Dihapus dari Daftar Fintech Ilegal

10 Desember 2019, 16:57:11 WIB

JawaPos.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, PT Takjub Teknologi Indonesia (Ajaib) telah dihapus dari daftar fintech ilegal. Pada akhir November 2019 lalu, OJK menindaklanjuti laporan fintech pinjaman online (pinjol) ilegal, yang belakangan diketahui telah melakukan pencurian identitas perusahaan Ajaib Technologies.

Fintech pinjol ilegal tersebut menggunakan nama Ajaib dengan tidak semestinya. Akibatnya, tersebar hoax (berita palsu) bahwa Ajaib merupakan perusahaan peer-to-peer lending (pinjol).

Padahal Ajaib merupakan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang telah terdaftar di OJK sejak 2018. Ajaib telah mematuhi semua regulasi yang berlaku di bawah pengawasan langsung OJK.

Chief Executive Officer Ajaib, Anderson Sumarli mengapresiasi kerja cepat Satgas Waspada Investasi. Sehingga, kesalahpahaman tersebut bisa segera diluruskan.

“Kami memiliki komitmen untuk mendukung OJK dengan menyediakan solusi investasi aman bagi 300 ribu investor yang telah mempercayai kami, serta calon-calon investor di seluruh Indonesia,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (10/12).

Menindaklanjuti penyalahgunaan nama Ajaib tersebut, Satgas Waspada Investasi menggelar audiensi dengan pihak terkait. OJK lantas menginformasikan pada bagian Hubungan Masyarakat dan Kemenkominfo untuk mengamankan nama Ajaib dari daftar fintech peer-to-peer lending ilegal, efektif hari ini.

OJK juga berkomitmen untuk melakukan investigasi lebih lanjut terhadap perusahaan fintech ilegal yang telah mengatasnamakan Ajaib Technologies. Sebagai informasi, sepanjang Agustus 2018 hingga November 2019, Kemenkominfo mendeteksi ada 3.901 hoax tersebar di masyarakat.

Kategorinya bermacam-macam, salah satunya adalah keuangan. Pada situasi seperti ini, tentu kredibilitas banyak perusahaan terancam, terutama perusahaan investasi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri


Close Ads