alexametrics

Penyerapan Tenaga AS Diperdiksi Melambat, Rupiah Bisa Kembali Menguat

10 Desember 2018, 08:34:32 WIB

JawaPos.com – Pergerakan nilai tukar mata Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) awal pekan ini diperkirakan akan berbalik menguat dengan dukungan kembali melemahnya laju USD.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, pelemahan dolar Paman Sam tersebut seiring perkiraan melambatnya pertumbuhan data penyerapan pekerjaan (nonfarm payrolls) di AS. 

“Diperkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.475-14.452. Diharapkan adanya pelemahan ini masih dapat berlanjut dan Rupiah mampu memanfaatkan pelemahan USD untuk kembali bergerak positif,” ujarnya seperti diberitakan Senin (10/12).

Reza menyampaikan, laju Rupiah menutup akhir pekan kemarin di zona hijau. Kenaikan pun kembali terjadi di tengah pesimisme akan kembali melanjutkan pelemahannya. 

Sebelumnya, disampaikan sejumlah sentimen positif Rupiah seperti Pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dimana defisit anggaran hingga November 2018 mencapai Rp 287,9 triliun atau 1,95 persen dari PBD atau lebih rendah dari rencana APBN sebesar 2,19 persen.

Kemudian realisasi belanja negara hingga November 2018 tercatat mencapai Rp 1.942,4 triliun atau 87,5 persen dari target APBN 2018 dengan pertumbuhan sebesar 11 persenz

Serta meningkatnya penerimaan negara di atas target APBN sebesar Rp 1.894 triliun menjadi Rp 1.936 triliun. 

“Kali ini, Rupiah mendapat dorongan positif dari meningkatnya cadangan devisa sebesar USD 2 miliar menjadi USD 117,2 miliar pada akhir November 2018, dibandingkan dengan USD 115,2 miliar pada bulan sebelumnya,” tuturnya.

Hal tersebut, kata Reza, seiring meningkatnya aliran modal asing ke pasar surat hutang dan pasar ekuitas hingga penerimaan devisa migas. Di sisi lain, adanya penilaian positif dari PriceWaterhouseCoopers bahwa Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia turut direspon positif.  

“Tetap waspadai berbagai macam sentimen dan waspadai adanya sentimen yang dapat membuat laju Rupiah melemah kembali,” tandasnya.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : (mys/JPC)



Close Ads
Penyerapan Tenaga AS Diperdiksi Melambat, Rupiah Bisa Kembali Menguat