alexametrics

Regulator Pasar Modal Siapkan Aturan bagi Unicorn dan Decacorn

10 Agustus 2021, 19:23:48 WIB

JawaPos.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut minat investor domestik terhadap pasar modal Indonesia semakin besar seiring dengan banyaknya perusahaan-perusahaan rintisan atau startup berstatus unicorn melepas sahamnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan, dengan masuknya unicorn dan decacorn ke bursa saham domestik tentu akan berpotensi mendongkrak kapitalisasi pasar saham emiten di BEI dan menarik lebih banyak investor, termasuk investor asing.

“Masuknya perusahaan-perusahaan startup tersebut juga diprediksi bakal lebih menggairahkan perdagangan saham di bursa dalam negeri,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (10/8).

Hoesen mengungkapkan pada pertengahan tahun ini, terdapat beberapa perusahaan startup asal Indonesia yang berstatus unicorn dan decacorn akan melantai di bursa. Hal tersebut menyusul perusahaan startup yang telah berhasil melakukan IPO adalah PT Bukalapak dengan melepas sahamnya sebanyak 25,7 miliar saham dengan total nilai IPO sebesar Rp21,9 triliun.

Pihaknya selaku pihak regulator bekerja sama dengan BEI sedang menyiapkan regulasi yang sesuai dengan karakteristik unicorn atau decacorn tersebut. Dalam hal ini bagi unicorn/decacorn yang menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk yang meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta memiliki kemanfaatan sosial yang luas (new economy).

“Tentunya hal ini akan berdampak baik secara langsung maupun tidak langsung menyediakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat,” kata Hoesen.

Hoesen melanjutkan, salah satunya memberlakukan dual class share dengan Multiple Voting Shares (MVS). Namun, hal tersebut perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan perlindungan kepada pemegang saham minoritas.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini: