alexametrics

Akseleran Salurkan Pinjaman Rp 550 Miliar Selama Semester Pertama

9 Juli 2019, 17:10:09 WIB

JawaPos.com – Perkembangan fintech akhir-akhir ini semakin melejit. Hal ini dirasakan PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran). Hingga semester pertama 2019 ini, Akseleran telah menyalurkan total pinjaman kumulatif sebesar Rp 550 miliar kepada 1.000 pinjaman. Pencapaian tersebut diklaim 45 persen terealisasi dari yang ditargetkan Akseleran hingga akhir tahun ini sebesar Rp 1,2 triliun.

CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan mengatakan, tren kenaikan terus terjadi secara konsisten. Jika pada kuartal pertama rata-rata pertumbuhan setiap bulannya mencapai Rp 40-50 miliar, maka di kuartal kedua naik hingga mencapai Rp 70-75 miliar.

Pertumbuhan yang terjadi ini juga ditopang oleh semakin kuatnya intensifikasi produk yang dijalankan oleh Akseleran. Mengingat selama ini perusahaan fintech tersebut berfokus kepada penyaluran pinjaman produktif kepada para pelaku usaha (UKM), juga seiring dengan tetap positifnya kualitas aset yang dimiliki.

“Kami tetap fokus pada penguatan intensifikasi produk yang ada, yakni menjalankan jenis pembiayaan tagihan atau invoice financing yang berkontribusi terbesar bagi portofolio pembiayaan Akseleran sebanyak 80 persen. Produk pembiayaan tagihan lainnya dalam wujud receivable financing bisa dengan menggunakan purchase order atau surat perintah kerja atau kontrak dan selebihnya berasal dari inventory financing, capex financing, serta online merchant,” terang Ivan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/7).

Pihaknya juga mengaku tetap menjaga kualitas aset dengan menekan angka kredit (Non Performing Loan/NPL) yang merupakan keterlambatan pembayaran di atas 90 hari tetap di bawah 1 persen. “Kami pun optimistis dapat menyalurkan total pinjaman sebesar Rp 1,2 triliun kepada lebih dari 2.000 pinjaman dengan jumlah lender yang juga meningkat hingga menjadi 200 ribu di akhir tahun 2019,” ungkap Ivan.

Di samping itu, dia menegaskan, Akseleran juga berupaya untuk meningkatkan porsi pembiayaan melalui skema supply chain pada semester kedua. Melalui skema ini, Akseleran berkolaborasi dengan sejumlah pihak, antara lain, anchor corporate atau project owner yang bertindak sebagai payer.

“Dari pihak-pihak tersebut, kita akan terhubung dengan para vendor atau supplier yang bisa mengakses pembiayaan tagihan dan jenis pembiayaan lainnya. Baru sekitar 20 persen dari pembiayaan Akseleran direalisasikan melalui skema supply chain dan akan kami tingkatkan terus. Contohnya, belum lama ini kami bermitra dengan project owner untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas dimana dari kemitraan itu Akseleran dihubungkan dengan sejumlah vendor proyek tersebut,” tambah Ivan.

Editor : Fadhil Al Birra



Close Ads