JawaPos Radar

Rupiah Menguat, Gubernur BI Bersyukur dan Apresiasi Pemerintah

07/09/2018, 15:44 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Rupiah Menguat, Gubernur BI Bersyukur dan Apresiasi Pemerintah
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengucap syukur. Menurutnya, penguatan Rupiah merupakan karunia Tuhan untuk perekonomian Indonesia. (Hana Adi Perdana / JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Setelah sempat ambruk hingga menyentuh Rp 15 ribu per USD, nilai tukar Rupiah kembali menguat pagi ini. Keperkasaan tersebut melanjutkan hasil positif Rupiah yang juga sudah menguat sejak Kamis (6/9) kemarin.

Berdasarkan kurs tengah BI (JISDOR), Rupiah berada di level Rp 14.884 per USD. Angka itu menguat dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 14.891 per USD.

Menanggapi hal itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengucap syukur. Menurutnya, penguatan Rupiah merupakan karunia Tuhan untuk perekonomian Indonesia.

"Ini kan karunia Allah juga kan bahwa Rupiah stabil," ujarnya saat ditemui di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (7/9).

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi upaya pemerintah yang terus melakukan langkah-langkah konkrit untuk menstabilkan Rupiah dengan menurunkan defisit transaksi berjalan yang saat ini mencapai hampir 3 persen.

"Saya garis bawahi konkrit karena memang sejumlah langkah dan telah akan terus dilakukan. B20 kan sudah diimplementasi, terus kemarin ibu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) telah mengumumkan mengenai PPh impor dan tentu saja beberapa langkah terkait dengan pariwisata sudah dilakukan," terangnya.

Upaya-upaya itu lantas mendorong optimisme dirinya terhadap defisit transaksi berjalan yang akan terus turun. Sehingga, stabilitas nilai tukar rupiah bisa terus terjaga secara berkesinambungan.

"Saya meyakini defisit transaksi berjalan akan turun, tidak hanya tahun ini tetapi juga tahun depan akan turun secara signifikan dan karena itu akan mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah kedepannya," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up