JawaPos Radar

Rupiah Menguat, Bos BI Puji Peran Para Pengusaha

07/09/2018, 16:32 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Rupiah Menguat, Bos BI Puji Peran Para Pengusaha
Bank Indonesia (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengapresiasi para pengusaha yang membantu menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dalam dua hari terakhir ini, Perry menyebut kontribusi mereka untuk menjual valuta asingnya memberi pengaruh terhadap penguatan nilai tukar rupiah.

"Kami juga apresiasi para pengusaha yang mempunyai devisa, valas juga yang menjual valasnya, dan itu menambah suplai di pasar. Dua hari ini supply demand terus berlangsung. Itu juga bagian penting mengenai pergerakan nilai tukar stabil dan menguat," ujarnya saat ditemui di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (7/9).

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi upaya pemerintah yang terus melakukan langkah-langkah konkret untuk menstabilkan rupiah dengan menurunkan defisit transaksi berjalan yang saat ini mencapai hampir 3 persen.

Rupiah Menguat, Bos BI Puji Peran Para Pengusaha
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (Miftahul Hayat/JawaPos.com)

"Saya garis bawahi, konkret karena memang sejumlah langkah dan telah akan terus dilakukan. B20 kan sudah diimplementasi, terus kemarin ibu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) telah mengumumkan mengenai PPh impor dan tentu saja beberapa langkah terkait dengan pariwisata sudah dilakukan," jelasnya.

Upaya-upaya itu lantas mendorong optimisme dirinya terhadap defisit transaksi berjalan yang akan terus turun. Sehingga, stabilitas nilai tukar rupiah bisa terus terjaga secara berkesinambungan.

"Saya meyakini defisit transaksi berjalan akan turun. Tidak hanya tahun ini, tetapi juga tahun depan akan turun secara signifikan dan karena itu akan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah ke depannya," tandasnya.

Berdasarkan kurs tengah BI (JISDOR), rupiah saat ini berada di level Rp 14.884 per USD. Angka itu menguat dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 14.891 per USD.

(ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up