alexametrics

Yenny Wahid Ungkap Potensi Bisnis Syariah Bukalapak

6 Agustus 2021, 16:16:40 WIB

JawaPos.com – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) tadi pagi dan harga sahamnya pun laris manis diburu investor dengan menguat sebesar 24,7 persen atau mentok di batas atas titik auto-rejection pada level Rp 1.060 per saham dari harga yang ditawarkan Rp 850 per lembar. Bukalapak menawarkan saham kepada publik sebanyak 25.765.504.800 lembar bernilai nominal Rp 50 per saham atau setara dengan 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dalam aksi korporasi ini perusahaan e-commerce mampu meraup dana segar sebanyak Rp21,9 triliun.

Komisaris PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Yenny Wahid mengungkapkan, perkembangan bisnis syariah e-commerce tersebut memiliki potensi yang besar. Sebab, industri syariah di dunia mengalami peningkatan yang luar biasa, bahkan angkanya hingga mencapai USD 3 triliun,

“Secara keseluruhan ekosistemnya masih bisa kita tingkatkan lagi,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (6/8).

Meburutnya, hal yang dapat dilakukan Bukalapak adalah memberikan fasilitas produk-produk syariah bagi mitra dagang. Sehingga penyedia produk syariah dapat terdorong untuk berkembang.

“Terutama penciptaan produk-produk seperti itu, lewat mitra-mitra kita barangkali kita bisa meng-encourage (mendorong) mereka untuk produk-produk berbasis syariah,” tuturnya.

baca juga: Debut Perdana Bukapalak Melantai di BEI, Sahamnya Meroket 24,7 Persen

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads