JawaPos Radar

Pelindo IV Resmi Catatkan Obligasi Rp 3 Triliun di Lantai Bursa

05/07/2018, 15:26 WIB | Editor: Mochamad Nur
Pelindo IV Resmi Catatkan Obligasi Rp 3 Triliun di Lantai Bursa
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (DOK.DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)
Share this

JawaPos.com - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) resmi mencatatkan penerbitan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp3 triliun. Obligasi ini merupakan surat utang perdana yang diterbitkan perseroan.

Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius Kiik Ro mengatakan, strategi tersebut merupakan langkah perseroan dalam mencari sumber-sumber pembiayaan di luar APBN. Dengan demikian sumber APBN dapat lebih difokuskan kepada program pemerintah lain untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap pemanfaatan dana obligasi dapat secara optimal digunakan sesuai dengan rencana kerja anggaran perseroan yaitu menjadi pengelola jasa kepelabuhanan di wilayah Indonesia Timur untuk mewujudkan konektivitas perdagangan baik antar pulau maupun ekspor sehingga mampu mengatasi disparitas harga di wilayah Indonesia Timur," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (5/7).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pelindo IV Doso Agung menjelaskan, pada penerbitan obligasi perdana ini, terjadi kelebihan permintaan penawaran atau oversubscribed.

Doso mengatakan, seluruh dana yang terkumpul akan digunakan untuk mempercepat pembangunan konektivitas di Indonesia khususnya Timur, sehingga nantinya kegiatan pelabuhan di Indonesia timur dapat dipacu lagi, baik kegiatan antar pulau maupun kegiatan ekspor sehingga akan menekan disparitas harga.

"Harapannya dengan terbitnya obligasi percepatan konektivitas di Indonesia Timur segera kita diwujudkan karena luas wilayah Indonesia Timur hampir 50 persen dari wilayah Indonesia," tuturnya.

Dengan demikian, lanjut dia, apabila wilayah Indonesia timur ini bisa diselesaikan dalam masalah biaya logistik dan konektivitas artinya 50 persen permasalahan Indonesia di bidang logistik bisa ditangani.

Adapun pembangunan berbagai proyek strategis yang sudah dilakukan sebelumnya di beberapa pelabuhan Kawasan Timur Indonesia (KTI), yaitu Makassar New Port, Pelabuhan Bitung, Kendari New Port dan Pelabuhan Pantoloan-Palu.

Doso Agung menegaskan, selain obligasi, PT Pelindo IV juga memanfaatkan dana internal perusahaan untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan lainnya di wilayah pengelolaan perusahaan. Sehingga konektivitas antarpelabuhan dapat segera diwujudkan dan disparitas harga di wilayah Indonesia Timur dapat diatasi.

Dalam penerbitan obligasi ini, yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi emiten berkode PIKI ini adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas dan PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia.

Sebagai informasi, Penerbitan surat utang tersebut dibagi dalam 3 tenor dengan jangka waktu dan bunga yang berbeda. Seri A untuk lima tahun dengan tingkat bunga 8 persen, Seri B untuk tujuh tahun dengan bunga 9,15 persen dan Seri C untuk sepuluh tahun dengan kupon 9,35 persen.

Obligasi ini akan memiliki bunga tetap dan bunga dibayarkan setiap triwulan. Obligasi I Pelindo IV Tahun 2018 ini telah memperoleh hasil pemeringkatan idAA (Double A) dari PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo).

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up