JawaPos Radar

Selamatkan Lira, Bank Sentral Turki Naikkan Suku Bunga

04/09/2018, 09:03 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Selamatkan Lira, Bank Sentral Turki Naikkan Suku Bunga
Ilustrasi mata uang Lira (Anadolu Agency)
Share this image

JawaPos.com - Bank sentral Turki akan meninjau kebijakan moneter akhir bulan ini, setelah data menunjukkan inflasi telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir 15 tahun.

Dalam sebuah pernyataan yang kemungkinan akan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga di tengah krisis mata uang, Bank Sentral Turki mengatakan bahwa tindakan tersebut akan diperlukan untuk memerangi "risiko signifikan terhadap stabilitas harga."

Lira Turki telah kehilangan sekitar 40 persen nilainya terhadap dolar AS tahun ini, akibatnya biaya barang-barang domestik dasar naik dan mendorong kepanikan investor atas dampak potensial pada ekonomi yang lebih luas.

"Perkembangan terbaru mengenai prospek inflasi menunjukkan risiko signifikan terhadap stabilitas harga. Bank sentral akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mendukung stabilitas harga," kata Bank Sentral Turki, dilansir Jawapos.com dari CNBC, Selasa (4/9).

"Sikap moneter akan disesuaikan pada pertemuan komite kebijakan moneter September mengingat perkembangan terakhir," tambahnya.

Isu soal suku bunga muncul setelah data resmi menunjukkan inflasi naik menjadi 17,9 persen secara tahun ke tahun pada Agustus, meleset dari ekspektasi pasar dan menandai level tertinggi sejak akhir 2003.

Banyak pelaku pasar yang muncul akan mengharapkan bank sentral Turki untuk menaikkan suku bunga minggu depan untuk menjinakkan inflasi yang merajalela di negara ini. Namun, bank memilih untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 17,75 persen pada Juli, hal ini tentu membingungkan investor dan membuat lira melemah tajam.

Sementara itu, Presiden Recep Erdogan - yang sebelumnya menggambarkan dirinya sebagai "musuh suku bunga" - ingin melihat suku bunga acuan yang lebih rendah untuk menjaga pertumbuhan kredit di jalurnya.

Asal tahu saja, Lira Turki diperdagangkan sekitar 6.6154 melawan dolar pada perdagangan 12:40 sore. Waktu London (07:40 pagi ET), dimana hal itu memulihkan sebagian kerugiannya segera setelah pengumuman bank sentral.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up