Aksi Brutal Lira Turki Dan Peso Bikin Rupiah Terseok-seok Ke 14.818

04/09/2018, 10:13 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Ilustrasi mata uang Rupiah. (Dok. JPNN / Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (USD) pagi ini dibuka melemah masih di level 14.800. Mengutip Yahoo Finance, rupiah masih terseok-seok melemah 14.818 per dolar AS.

Chief Market Strategist ForexTime Hussein Sayed menyebut, nilai tukar mata uang Garuda merosot ke level terendah terhadap Dolar sejak krisis keuangan Asia 1998 di tengah ketegangan dagang yang memburuk.

Hussein menjelaskan, aksi jual brutal Lira Turki dan Peso Argentina juga sangat berperan pada depresiasi drastis Rupiah. Gejolak di Turki dan Argentina memicu ketidakpastian, sehingga mata uang pasar berkembang dapat semakin melemah. 

“Walaupun Bank Indonesia (BI) menyatakan telah mengintervensi pasar valas dan pasar obligasi, tekanan eksternal dalam bentuk ekspektasi kenaikan suku bunga AS dapat terus memperburuk situasi bagi Rupiah,” ujarnya Selasa (4/9).

Menurutnya, BI mungkin terpaksa menaikkan suku bunga lagi guna berusaha menanggulangi depresiasi Rupiah. 

“Kenaikan suku bunga mungkin dapat membantu Rupiah, namun juga dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi