alexametrics

BI Beberkan Tantangan Sistem Pembayaran di Indonesia

4 April 2019, 19:32:45 WIB

JawaPos.com – Pengembangan sistem pembayaran di Indonesia terus didorong agar semakin mudah dan efisien, salah satunya dengan mengubah pola pembayaran tunai menjadi non tunai. Namun, niatan itu menjadi tidak mudah dilakukan lantaran ada tantangan yang harus dihadapi.

Asisten Gubernur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filianingsih Hendarta mengatakan, tantangan pertama yang harus dihadapi adalah mengubah landscape sistim pembayaran di Indonesia. Artinya, masyarakat harus mulai disadarkan untuk melakukan transaksi secara non tunai.

“Jadi yang tadinya orang pegang uang tunai banyak sekarang tidak. Dia cukup ada uang elektronik, ada uang yang tersimpan di gadget,” ujarnya di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (4/4).

Kedua, dirinya menyebut jika ekosistem dari sistim pembayaran non tunai di Tanah Air masih belum sepenuhnya efisien. Maksudnya, pola maupun sistim pembayaran belum sepenuhnya memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

Ketiga, lanjut Filianingsih, adalah letak geografis Indonesia. Sebagai negara kepulauan, perlu effort yang besar untuk melakukan distribusi uang. Untuk itu, perlu upaya lebih dan kerja sama dari semua pihak agar sistim pembayaran di Indonesia menjadi lebih optimal.

“Di non tunai kita berusaha mengubah mindset orang Indonesia dari yang suka tunai jadi non tunai. Caranya sudah ada yaitu melalui elektronifikasi, melalui bansos, dan lainnya,” pungkasnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Hana Adi



Close Ads
BI Beberkan Tantangan Sistem Pembayaran di Indonesia