Isu Perang Dagang Kembali Memanas, Rupiah Diprediksi Akan Melemah Lagi

03/09/2018, 07:22 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer (DOK. ISSAK RAMADHAN/JAWAPOS.COM)
Share this image

JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih memiliki peluang kembali melemah seiring penguatan lanjutan yang terjadi pada dolar Paman Sam.

Analis AAEI Reza Priyambada mengatakan, kembali meningkatnya permintaan terhadap USD membuat pergerakannya cenderung meningkat dan berimbas pada melemahnya Rupiah.

Ilustrasi mata uang rupiah dan USD (DOK. ISSAK RAMADHAN/JAWAPOS.COM)

”Diperkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.745-14.715. Diharapkan pelemahan Rupiah dapat lebih terbatas. Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah,” ujarnya di Jakarta, Senin (3/9).

Menurutnya, pergerakan Rupiah kembali melemah terimbas terapresiasinya USD. Adanya sentimen kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi perang dagang kembali membuat permintaan akan USD meningkat.

“Pergerakan USD kembali terapresiasi setelah Presiden Trump berencana kembali mengenakan tarif impor atas sejumlah barang dari Tiongkok,” tuturnya.

Di sisi lain, Reza menambahkan, pelaku pasar juga mengkhawatirkan kondisi yang sama akan diberlakukan oleh Uni Eropa. Sementara itu, dari dalam negeri masih minim sentimen positif sehingga Rupiah pun kembali terdepresiasi.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi