alexametrics

SILO Catat Pendapatan Rp 7,64 T di 2021, Bukukan Laba Bersih Rp 700 M

1 April 2022, 15:29:04 WIB

JawaPos.com – PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) membukukan pendapatan sebesar Rp 7,64 triliun sepanjang 2021, meningkat 33 persen dibandingkan dengan pendapatan pada 2020. Sementara laba bersih perseroan pada 2021 tercatat sebesar Rp 700 miliar, tumbuh 459 persen dibandingkan dengan capaian yang dicatatkan sepanjang 2020.

Presiden Direktur SILO , Darjoto Setyawan mengungkapkan bahwa dampak Covid-19 terhadap ekonomi, sosial dan kesehatan di Indonesia terus menurun. “Kami sedang bertransisi menuju lingkungan operasional yang bebas dari Covid-19. Manajemen terus fokus untuk berinvestasi pada program dan kemampuan klinisnya selama 2 tahun ini dan program-program ini akan menuntun perusahaan kepada peningkatan pendapatan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa depan,” ujar Darjoto.

Sepanjang 2021, pendapatan SILO dari pemerintah untuk reimbursement perawatan Covid-19 berkontribusi kurang dari 1 persen dari total pendapatan di kuartal IV -2021. Kinerja finansial dan posisi kas bersih SILO yang kuat memberikan peluang besar untuk pertumbuhan dan investasi berkelanjutan dalam bisnis Perseroan.

Tindakan operasi pada kuartal IV 2021 tercatat lebih tinggi 43 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020. SILO telah mencatat pertumbuhan yang kuat dan stabil dalam jumlah tindakan operasi sejak bulan Juli tahun 2021. Pada bulan Desember 2021 dan Januari 2022, Siloam membukukan jumlah tindakan operasi yang lebih tinggi, melebihi bulan-bulan lainnya sebelum dan selama pandemi Covid-19. Volume pasien rawat jalan (Outpatient Visits) dan rawat inap (Inpatient Admission) mengalami peningkatan setiap bulannya sejak bulan Juli tahun 2021. Akibat penurunan kasus Covid-19 pada tahun 2022, diharapkan KPI operasional akan terus menunjukkan pemulihan.

Selama beberapa tahun terakhir, SILO telah melakukan berbagai inisiatif untuk mengurangi biaya material dan telah membuahkan hasil yang luar biasa. Inisiatif ini termasuk mengurangi jumlah supplier obat dan barang konsumsi serta pemusatan sistem procurement. Di tahun 2021, inisiatif ini berhasil mengurangi biaya material sebesar Rp 94 miliar.

Pada Januari 2019, SILO memiliki 13 rumah sakit yang belum mencapai profitabilitas. Selama masa pandemi, terus dikembangkan rumah sakit ini untuk dapat mencapai profitabilitas.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Saksikan video menarik berikut ini: