JawaPos Radar

Tekan Impor Minyak

Tekan Impor BBM, Pemerintah Wajibkan Penggunaan Biodiesel Mulai Besok

31/08/2018, 19:40 WIB | Editor: Mochamad Nur
Tekan Impor BBM, Pemerintah Wajibkan Penggunaan Biodiesel Mulai Besok
Menteri Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati di peluncuran penggunaan Biodiesel di Jakarta, Jumat (31/8). (Uji Sukma Medianti/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Untuk menyelamatkan defisit neraca perdagangan yang mencapai USD 1,1 miliar dari tingginya impor migas, pemerintah memperluas penerapan kewajiban pencampuran biodiesel B20 mulai Sabtu 1 September 2018.

Asal tahu saja, impor migas mencapai lebih dari USD 5 miliar. Terjadinya defisit neraca perdagangan ini juga berdampak pada melemahnya nilai tukar rupiah.

Adapun, sasaran yang ingin dicapai dari perluasan penerapan B20 ini adalah sektor yang masih belum optimal terutama di sektor transportasi non public service obligation (PSO), industri, pertambangan, dan kelistrikan. Dengan demikian, diharapkan tidak akan ada lagi peredaran solar tanpa pencampuran biodiesel (B-0).

Tekan Impor BBM, Pemerintah Wajibkan Penggunaan Biodiesel Mulai Besok
Ilustrasi kantor pusat PT Pertamina (Persero) (Dok.JawaPos.com)

“Kewajiban pencampuran bahan bakar solar dengan B20 telah dimulai tahun 2016, namun penerapannya belum optimal. Maka, acara ini diharapkan menjadi titik tolak pemanfaatan biodiesel 20% di semua sektor secara menyeluruh,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara Peluncuran Perluasan Mandatori B20, Jumat (31/8), di Jakarta.

Melalui optimalisasi dan perluasan pemanfaatan B20 ini, diperkirakan akan terdapat penghematan sekitar USD 2 miliar pada empat bulan terakhir tahun 2018. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.

Adapun mekanisme pencampuran B20 akan melibatkan Badan Usaha Bahan Bakar Minyak (BU BBM) yang menyediakan solar, dan Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN) yang memasok FAME (Fatty Acid Methyl Esters) yang bersumber dari CPO (Crude Palm Oil).

Pada kesempatan ini, Menko Perekonomian didampingi oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Rida Mulyana, Kepala BPDPKS Dono Bustomi dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati melakukan pengisian BBM B20 ke kendaraan truk dan bus sebagai simbol akan dijalankannya optimalisasi dan perluasan mandatori B20 ke semua sektor.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up