alexametrics

Terbukti Lebih Irit, Sopir Bajaj Berharap Titik Lokasi SPBG Ditambah

29 Juni 2019, 16:10:59 WIB

JawaPos.com – Pemerintah terus berupaya menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). salah satunya dengan memperkenalkan penggunaan bahan bakar gas untuk kendaraan sejak 2013. BBG, salah satunya digunakan oleh kendaraan bajaj, taksi, dan bus TransJakarta.

Salah satu sopir bajaj, Rafiq warga Tegal menceritakan pengalamannya menggunakan BBG sejak tahun 2013. Menurutnya, BBG jauh lebih irit dan efisien. Harga per liternya yakni Rp 3.100.

“Kadang isi pagi hari atau sore hari. Sehari bisa lebih dari 20 kilometer saya keliling. Lebih irit sih, lumayan,” kata Rafiq kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Dia biasa mengisi bahan bakar di sejumlah Stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG). Salah satunya di SPBG Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulogadung, Jakarta Timur. Kemudian di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, dan di daerah Monas, Jakarta Pusat.

“Tergantung saya mau isi di mana sih tinggal pilih saja,” ujarnya.

Sopir bajaj lainnya, Nurhasan warga Matraman berharap lokasi stasiun SPBG untuk mengisi BBG ditambah lagi sehingga memudahkan para sopir bajaj untuk memilih. Sehingga bisa menghindari antrean panjang.

“Masukannya untuk instansi terkait, inginnya tambahin lagi SPBG-nya. Sehingga kami enggak antre. Jadi bisa lebih efisien dalam hal waktu,” ungkapnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Marieska Harya Virdhani, ARM



Close Ads