alexametrics

Skenario Pertamina untuk Distribusi BBM Jelang Puasa dan Lebaran

29 April 2019, 15:13:45 WIB

JawaPos.com – PT Pertamina Persero siap mendistribusikan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga pelosok negeri menjelang puasa dan Lebaran. Untuk tahun ini, Pertamina membuat skenario distribusi yang berbeda dibanding tahun lalu. Di samping wilayah Indonesia yang begitu luas, banyaknya infrastruktur jalur tol baru juga menjadi penyebab adanya pembaruan skenario distribusi tersebut.

Pertamina akan lebih memberi perhatian pada ketersediaan BBM khususnya gasoline di jalur mudik tol. Hal ini menyusul mulai beroperasinya Tol Trans-Jawa dari Merak, Banten, hingga Pasuruan, Jawa Timur, serta Tol Trans-Sumatera ruas Lampung-Palembang.

Para pemudik diperkirakan lebih memilih menggunakan transportasi darat dengan kendaraan pribadi dan umum. Tak hanya itu, wilayah-wilayah terluar atau pelosok Indonesia juga menjadi perhatian agar kebutuhan BBM tercukupi.

“Memang untuk pemenuhan kebutuhan BBM di tol itu menjadi challenge untuk kami. Kami tak tahu setiap tahun bagaimana kondisi perilaku pemudik di tol,” kata SPV Retail Marketing Business PT Pertamina Persero Jumali dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/4).

Distribusi Jalur Darat

Jumali mengungkapkan, ketersediaan BBM di titik-titik rawan kecelakaan harus terjamin. Misalnya titik pertama di jalur Jakarta-Cikampek, Simpang tiga Brebes, dan titik pembayaran.

“Titik-titik rawan itu harus diantisipasi. Menambah stok di SPBU reguler maupun di jalur tol. Kami siapkan buffer stok berupa mobil tangki berisi penuh standby di SPBU. Lalu rest area tipe B, nanti akan kami siapkan layanan BBM. Apakah dengan dispenser ataukah kios,” jelasnya.

Menurut Jumali, Pertamina juga fokus pada distribusi SPBU di tol yang berada di jalur mudik, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tak lupa, distribusi BBM juga diutamakan pada jalur-jalur wisata yang biasanya ramai saat libur Lebaran tiba.

“Di tol Trans Sumatera ada empat titik kami persiapkan, sifatnya temporary. Kami siapkan bufferstok. Lalu ada di Medan, Bukit Tinggi kami siapkan 1 lokasi. Kami siagakan SPBU juga di sekitar daerah wisata. Antisipasi kantong kemacetan seperti di Puncak, Lembang, Bukittinggi, Danau Toba, Bali, Manado,” jelasnya.

Distribusi Laut dan Udara

Khusus untuk wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Indonesia, Pertamina bekerja sama dengan beberapa anak perusahaan Pertamina di daerah. Sehingga distribusi BBM ke wilayah-wilayah tersebut tercukupi.

VP Supply & Distribution PT Pertamina Persero Fariz Aziz menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan berbagai angkutan laut dan udara untuk distribusi BBM. “Kami juga perhatikan lokasi-lokasi di daerah 3T, keluarga besar kita di Republik ini agar dipastikan stoknya aman juga,” tegasnya.

Di Kalimantan Utara (Kaltara) dan Papua, kata dia, para pilot sudah siap untuk mengangkut atau distribusi BBM. “Kami punya 7-9 angkutan udara. Di Kaltara dan Papua bekerja sama dengan anak perusahaan Pertamina, kami pastikan pilotnya siap,” jelasnya.

Begitu juga kesiapan armada kapal tanker untuk mengangkut BBM, Pertamina menjamin siap beroperasi. Ada pula kapal-kapal tanker cadangan yang dipersiapkan untuk membantu memperkuat armada.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Marieska Harya Virdhani