alexametrics

Imbas WFH, Pertamina: Konsumsi BBM Turun 8 Persen, LPG Naik 5 Persen

26 Maret 2020, 21:10:10 WIB

JawaPos.com – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) masyarakat dari Pertamina turun delapan persen imbas kebijakan bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) yang dimulai 16 Maret 2020. Di sisi lain, terjadi kenaikan konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) rumah tangga.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjamin, stok BBM maupun LPG aman. Dilansir dari Antara, Kamis (26/3), pasokan rata-rata nasional untuk BBM saat ini berada di level 23 hari.

Sementara itu, stok LPG selama 17 hari. Fajriyah mengatakan, pasokan BBM dan LPG cukup aman guna memenuhi kebutuhan energi sehari-hari di wabah Covid-19.

“Stok ini akan terus ditambah sesuai dengan jadwal suplai yang telah direncanakan berdasarkan tingkat konsumsi masyarakat di setiap wilayah,” ujarnya.

Sejak penerapan WFH, rata-rata harian konsumsi BBM sekitar 123,74 ribu kiloliter (KL), atau turun delapan persen dibandingkan rata-rata normal harian sebesar 134,87 ribu KL. Akan tetapi, untuk LPG sektor rumah tangga, konsumsinya mengalami kenaikan.

Konsumsi LPG subsidi naik 0,7 persen, yaitu dari konsumsi normal harian 21,93 ribu metrik ton menjadi 22,10 ribu metrik ton. Sedangkan, konsumsi LPG rumah tangga nonsubsidi naik sebesar 5,4 persen dari konsumsi normal harian 2,05 ribu metrik ton menjadi 2,16 metrik ton.

Fajriyah lebih lanjut menegaskan, Pertamina memastikan seluruh operasional produksi, pengolahan, distribusi dan pemasaran produk tetap berjalan baik, ada atau tanpa wabah Covid-19. Guna mendukung pembatasan aktivitas di luar rumah, Pertamina juga menggalakkan layanan Pertamina Delivery Service melalui Call Center 135.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus, tambahnya, Pertamina juga menyemprotkan disinfektan pada tabung-tabung LPG, fasilitas SPBU, dan penerapan prosedur tambahan untuk petugas SPBU seperti penggunaan masker, sarung tangan dan hand sanitizer.

“Kami telah menerapkan kebijakan secara internal untuk pengaturan pekerja di mana pekerja di dalam lingkungan operasional perusahaan tetap masuk, sementara untuk pekerja kantoran menjalankan WFH. Dengan kebijakan tersebut, kami memastikan pasokan BBM dan LPG akan aman ke depannya,” katanya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Antara



Close Ads