alexametrics

Sekali Eksplorasi Lumpur Lapindo Dapat Logam Tanah Jarang dan Lithium

25 Januari 2022, 11:36:29 WIB

Rare Earth dan Critical Raw Material Penting untuk Green Energy

JawaPos.com – Kandungan logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth elements dan lithium yang ditemukan pada lumpur Lapindo, Sidoarjo, memiliki potensi besar untuk dieksplorasi. Sebab, kebutuhan LTJ dan lithium di masa depan sangat besar.

Hal itu disampaikan dosen Departemen Teknik Material dan Metalurgi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Lukman Noerochim PhD.

Pada 2013, Lukman bersama Dr Ir Amien Widodo melakukan penelitian bersama. Fokusnya adalah meneliti kandungan lithium di lumpur Lapindo. ”Saat itu, saya akui kandungan lithiumnya besar,” katanya.

Bahan baku yang diteliti adalah air lumpur Lapindo. Sementara itu, penelitian yang dilakukan oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggunakan kepadatan lumpur Lapindo. Caranya, mengebor hingga kedalaman 6–7 meter. Menurut dia, temuan LTJ sebesar 10 ppm itu terbilang besar. ”Dulu saya menemukan logam tanah jarang juga, tetapi kecil. Nah, temuan dari Badan Geologi Kementerian ESDM ini potensinya besar karena sudah di angka 10 ppm,” terangnya.

Kandungan lithium dan stronsium (Sr) juga memiliki potensi yang sangat besar. Sebab, Badan Geologi Kementerian ESDM sudah menemukan angka di atas 100 ppm. Itu diibaratkan danau garam di Amerika Serikat. ”Kalau dibandingkan antara lithium dan Sr sama-sama memiliki potensi besar,” katanya.

Lukman menuturkan, unsur LTJ adalah lanthanum (La) dan scandium (Sc). Unsur tersebut digunakan untuk magnet permanen yang sangat tinggi. Biasanya, dipakai untuk membuat motor listrik. LTJ memang sangat sedikit. Namun, jika ditemukan di angka 10 ppm, hal itu cukup potensial untuk dieksplorasi. ”Untuk mengebor hingga kedalaman 6–7 meter sendiri butuh biaya yang cukup besar. Apalagi jika menginginkan kuantitas yang tinggi dengan segala risiko limbahnya. Modalnya tinggi,” jelasnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : ayu/riq/dee/c6/c7/oni

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads