alexametrics

Jokowi: Ada yang Nyaman Impor Tanpa Pikir Negara Dirugikan

24 Januari 2022, 11:46:50 WIB

JawaPos.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi ketergantungan impor disektor energi. Langkah tersebut harapannya dapat menjadi pengganti liquified petroleum gas (LPG) yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat.

Jokowi memaparkan, banyak sekali keuntungan yang diperoleh Indonesia jika semua LPG dapat dihentikan. Terutama, dapat menyehatkan APBN yang selama ini bekerja keras dalam memberikan subsidi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

“Jika semua LPG distop dan semuanya pindah ke DME duit yang gede sekali Rp 60-70 triliun itu akan bisa dikurangi subsidinya dari Apbn. ini yang terus kita kejar,” kata Jokowi melalui YouTube, Senin (24/1).

Menurutnya, hilirisasi industri yang sudah diperintahkan sejak 6 tahun lalu dapat memperbaiki neraca perdagangan karena angka impor dapat ditekan. Jokowi menyebut, sudah puluhan tahun Indonesia nyaman dengan belenggu impor.

“Tapi memang kita ini sudah berpuluh-puluh tahun nyaman dengan impor. Ada yang nyaman dengan impor. Memang duduk di zona nyaman tuh paling enak. Udah rutinitas terus impor, impor, impor, impor, impor, nggak berpikir bahwa negara itu dirugikan,” ungkapnya.

Padahal, kata Jokowi, banyak kerugian yang dialami Indonesia jika impor dilakukan terus menerus. Mulai dari kehilangan potensi lapangan kerja hingga investasi masuk yang sejatinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads