alexametrics

Keputusan Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Tepat

23 Mei 2022, 10:34:59 WIB

JawaPos.com – Direktur Riset Center Of Reform on Economic (CORE) Indonesia, Piter Abdullah mengatakan bahwa larangan ekspor minyak goreng dapat tetap diberlakukan. Namun, untuk crude palm oil (CPO) dan turunannya memang semestinya dicabut.

“Minyak goreng bisa tetap dilarang ekspor, tetapi jangan CPO,” ungkap dia kepada JawaPos.com, Senin (23/5).

Menurutnya, kebijakan pelarangan CPO ini jelas tidak efektif dan justru membahayakan industri dan perekonomian dalam negeri. Bahkan bisa berdampak pada aspek sosial dan politik.

“Ini sudah terbukti di mana sejak larangan ekspor CPO dan minyak goreng, harga minyak goreng walaupun turun tetapi tidak cukup signifikan. Harga minyak goreng tetap mahal,” jelasnya.

Di sisi lain, menurutnya pencabutan larangan ini dilakukan juga untuk menghindari adanya mafia minyak goreng. “Ekspor CPO dan juga minyak goreng selama ini tidak pernah dibatasi dan tidak ada mafia minyak goreng. Kasus korupsi dan suap ekspor CPO justru terjadi ketika ada pembatasan atau larangan,” tutur dia.

Ia pun berharap kebijakan yang akan ditetapkan untuk mengganti pencabutan larangan ekspor, yakni domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) dapat menyesuaikan dengan kondisi sebelum-sebelumnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads