JawaPos Radar

Garap Kilang Cilacap, Saudi Aramco Minta Kejelasan Soal Tax Holiday

22/08/2018, 09:30 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Garap Kilang Cilacap, Saudi Aramco Minta Kejelasan Soal Tax Holiday
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengakui jika Saudi Aramco meminta kejelasan terkait fasilitas fiskal dalam hal ini libur pajak (tax holiday) yang mereka dapatkan dari rencana investasinya bersama PT Pertamina (Persero) dalam menggarap kilang minyak bumi di Cilacap. Pasalnya, kejelasan proyek tersebut masih belum terlihat. Hal itu lantaran Aramco belum memberi respon.

"Sebetulnya tadinya itu kan memang Saudi Aramco minta kejelasan fasilitas pajak dan sudah dijawab oke dapat masih masuk sebagai kreteria industri pionir dan memang kita perlu untuk yang namanya kilang supaya mengurangi impor BBM melulu," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (21/8) malam.

Dia melanjutkan, pemerintah juga akan mengoptimalkan kilang milik PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Tujuannya pun untuk menekan impor. Pengoptimalan kilang tersebut nantinya melalui restrukturisasi utang PT Tuban Petrochemical Industries (TPI) yang merupakan induk usaha TPPI.

"Sebelumnya itu kita bisa kemudian dikembangkan melalui petrokimia untuk produk-produk hulu untuk petrokimia jadi kita anggap proyek bersama itu. Jadi ini memang bagian dari membenahi tapi ini jangka panjang bukan jangka pendek," jelasnya.

"Jadi itu sementara memang ada hal-hal yang diminta oleh Pertamina persiapan (garap kilang di Cilacap). Tapi kalau fasilitas pajak itu sudah diberi tahu dan mereka sudah tahu," sambungnya.

Melalui upaya itu, Darmin berharap raksasa minyak asal Arab Saudi itu bisa memberi respon terkait kesiapannya dalam menggarap proyek kilang di Cilacap. Perihal potensi batal, Darmin menegaskan jika Aramco akan tetap menjalankan komitmennya.

"Ya salah satu juga itu, kita meminta kejelasan mereka kesiapannya (garap proyek) kapan. Setelah kita kirim jawaban mengenai faslitas pajak itu mereka sudah positif," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyambangi kantor Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Nicke melakukan rapat sejak pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB. Apa yang dibahas?

Nicke mengungkapkan, pembahasan dengan Menko Darmin dalam rangka pembangunan kilang Cilacap. Sayang tidak dijelaskan detil apa yang dimaksud Nicke.

"Ada beberapa hal yang perlu kita perlu support dari pemerintah," kata Nicke.

Meski tidak dijelaskan detil, namun pembahasan tersebut terkait pembangunan kilang Cilacap yang rencananya akan digarap bersama Saudi Aramco. Namun sayang, sampai sekarang raksasa minyak tersebut belum memberi respons.

Selain itu, Aramco juga berpeluang mendapat fasilitas libur pajak yang bakal diperoleh pengembang melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.010/2018 yang dirilis akhir Maret lalu. Terakhir, penyerahan aset melalui skema spin off sudah disetujui Kementerian Badan Usaha Milik Negara dalam izin prinsip yang terbit akhir Juni lalu.

"Ada PMK untuk spin off, kemudian ada revisi perpres. Itu aja, mengupdate apa saja yang sudah dilakukan, progresnnya dan support dari pemerintah apa supaya kemudian kilangnya bisa dibangun. Itu aja tadi," terangnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up