alexametrics

Ada Larangan Mudik, PLN Prediksi Pemakaian Listrik di Jakarta Naik

22 Mei 2020, 22:02:10 WIB

JawaPos.com – PT PLN (Persero) memperkirakan beban puncak selama Hari Raya Idul Fitri yaitu 3.508,31 MW. Angka tersebut serupa dengan beban puncak Jakarta saat akhir pekan selama pandemi Covid-19. Sebab, pemakaian listrik pada hari raya akan lebih banyak dibandingkan biasanya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan mengungkapkan, beban puncak Idul Fitri tahun ini mengalami kenaikan sebesar 30,31 persen. Sebab, banyaknya masyarakat yang tidak melalukan aktivitas mudik juga mempengaruhi kenaikan pemakaian.

“Mudah mudahan perkiraan ini enggak meleset. Jadi bisa sesuai dengan apa yang diproyeksikan,” ujarnya dalam video conference, jumat (22/5).

Doddy kembali menjelaskan, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mendorong masyarakat untuk terus melakukan aktivitas di rumah. Apalagi, terdapat perkiraan beban puncak saat Idul Fitri yang berada di bawah daya mampu pembangkit di Jakarta yang berada di angka 11.460 MW.

Dia mengungkapkan beban puncak di distribusi Jakarta yang tertinggi tahun ini yang pernah dicapai pada Maret 2020 sebesar 5164 mw. Hal tersebut terjadi pada sekitar pertengahan sebelum PSBB atau sebelum kondisi pandemi meluas.

“Jadi mungkin sekitar tanggal 15-16 Maret. Kemudian di April sendiri beban puncak tertinggi, jadi sudah mulai full karena waktu Maret ini hanya separo bulan, pada April sudah langsung turun menjadi 4.170 megawatt dan itu sudah full memasuki masa siaga Covid-19,” tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads