alexametrics

Pemprov Kepri Kecewa PLN Batam Tak Beri Stimulus Sesuai Janji Pusat

19 September 2020, 12:54:01 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merasa kecewa terhadap sikap PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Batam yang terkesan enggan memberikan stimulus tarif listrik kepada para pelaku usaha. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi Sumber Daya Alam Kepri Hendri Kurniadi di Tanjungpinang mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada PLN Batam untuk memberi stimulus tarif listrik kepada pelaku usaha di Batam yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Surat tersebut dilayangkan setelah Pemprov Kepri menjaring aspirasi dari kalangan pelaku usaha. Melalui Surat Dinas ESDM Kepri pada 10 Agustus 2020, PLN diminta memeringankan beban masyarakat dan pelaku usaha pada masa pandemi Covid-19, sesuai instruksi pemerintah pusat melalui Direktur Jenderal Ketenagalistrikan.

Pemerintah pusat menginstruksikan pembebasan biaya beban dan rekening minimum pelanggan. Surat instruksi tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat dan pelaku usaha.

baca juga: PLN Bebaskan kWh Minimum bagi Pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri

Namun, surat dari Pemprov Kepri dibalas dengan konteks yang terbalik, seolah-olah Pemprov Kepri yang memberi stimulus tersebut. “Padahal dalam surat yang kami layangkan kepada PLN Batam itu sudah jelas bahwa kami mendorong PLN Batam untuk memberi stimulus kepada pelaku usaha di Batam,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (19/9).

Bahkan dalam surat yang diteken Hendri tersebut ditegaskan agar PLN Batam menginformasikan laporan atau konsep pemberian stimulus terhadap para pelaku usaha tersebut. Dalam surat itu pula ditegaskan Gubernur Kepri Isdianto akan menerbitkan surat keputusan yang dapat dipergunakan senagai payung hukum dapat pemberian stimulus tarif listrik.

“Kami menunggu jawaban yang dapat diterima dengan baik, namun yang terjadi justru sebaliknya,” ucapnya kesal.

Dalam surat PLN Batam yang diteken Kishartanto Purnomo Putro sebagai Sekretaris Korporat berisi tentang konsep pemberian stimulus, dan besaran stimulus listrik yang diberikan.

baca juga: Bebaskan kWh Minimum dan Abonemen, Pemerintah Rogoh Rp 3,07 Triliun

Namun, pada poin enam dalam surat itu menyebutkan pihak PLN Batam memohon informasi tentang teknis mekanisme pemberian kompensasi dari Pemprov Kepri apabila stimulus tersebut diberlakukan untuk pelanggan PLN Batam.

 

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Antara




Close Ads