alexametrics

Harga Avtur Turun, Pariwisata Bisa Terkerek

17 Februari 2019, 14:23:15 WIB

JawaPos.com – Angin segar bagi perusahaan aviasi tanah air. Per 16 Februari 2019 mulai pukul 00.00 WIB, Pertamina menurunkan harga avtur. Media Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita menyatakan, penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan rata-rata harga minyak dunia maupun nilai tukar rupiah.

“Pertamina berharap penurunan harga avtur ini merupakan bentuk dukungan Pertamina terhadap industri penerbangan nasional yang diharapkan juga berdampak pada industri lainnya, termasuk pariwisata,” ujarnya.

Meski demikian, harga jual avtur untuk setiap maskapai ditetapkan berdasar kesepakatan antara Pertamina sebagai penyedia dan maskapai penerbangan sebagai konsumen. Sebagai contoh, harga avtur (published rate) untuk Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, turun dari Rp 8.210 per liter menjadi Rp 7.960 per liter. Lebih rendah sekitar 26 persen daripada harga avtur (published rate) di Bandara Changi, Singapura, yang terpantau per 15 Februari 2019 sekitar Rp 10.769 per liter.

Harga baru avtur tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No 17/2019. Ketua Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Ari Ashkara menyambut positif penurunan harga avtur oleh Pertamina.

“Ini menandakan bahwa Pertamina peduli dengan industri penerbangan secara langsung dan industri pariwisata secara tidak langsung,” ungkapnya.

Ari enggan mengomentari soal penurunan harga tiket pesawat. Menurut dia, hal itu merupakan kebijakan manajemen maskapai. 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (vir/lyn/c17/fal)



Close Ads
Harga Avtur Turun, Pariwisata Bisa Terkerek