alexametrics

Pemerintah Janjikan Insentif untuk PLTS Atap

16 September 2020, 18:57:04 WIB

JawaPos.com – Pemerintah mendorong investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap dengan memberikan insentif. Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Harris Yahya mengungkapkan, pemerintah tengah melakukan berbagai upaya untuk mendorong investasi energi baru terbarukan (EBT), termasuk dalam lini energi surya.

“Caranya dengan penciptaan pasar, perbaikan tata kelola pengembangan EBT, pengadaan PLT EBT berskala masif, dan memberikan insentif serta kemudahan investasi,” kata Harris dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu (16/9).

Pemerintah juga melakukan perbaikan regulasi agar penetrasi pemanfaatan listrik surya menjadi lebih tinggi. Sehingga, dapat menjangkau 70 juta pelanggan listrik nasional.

“Kami berharap makin banyak pelaku bisnis yang menggunakan PLTS atap,” katanya.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) Andhika Prastawa mengatakan pada tahun ketiga Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap (GNSSA) AESI melihat mulai tumbuh percepatan pemanfaatan listrik surya. Namun, masih ada peluang untuk ditingkatkan lagi.

Pada 2017 ketika GNSSA dibentuk, kapasitas PLTS atap yang terdaftar pada PLN baru sekitar 600 KW. Tahun ini kapasitasnya telah naik menjadi 7500 KW.

GNSSA yang dideklarasikan oleh Kementerian ESDM bersama para pegiat energi surya pada September 2017 merupakan gerakan untuk mendukung dan mempercepat
pemanfaatan teknologi listrik surya untuk memenuhi target pengembangan energi terbarukan yang telah ditetapkan oleh Kebijakan Energi Nasional (KEN) sebesar 23 persen dari total bauran energi primer pada 2025.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Antara




Close Ads