alexametrics

Tingkatkan Nilai Tambah, RI Bisa jadi Raja Baterai Kendaraan Listrik

10 Desember 2021, 15:45:23 WIB

JawaPos.com – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. mendukung upaya pemerintah yang menargetkan produksi masal baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) pada 2025 mendatang. Antam mendukung Indonesia menjadi produsen utama baterai, karena di negeri ini terdapat cadangan nikel yang sangat besar dan berkualitas.

Pengamat Hukum Energi dan Pertambangan Universitas Tarumanegara Ahmad Redi mengapresiasi dukungan Antam tersebut. Menurutnya, dukungan itu sangat penting dalam menyukseskan program produksi masal EV yang dicanangkan pemerintah dalam lima tahun kedepan.

Redi menilai, Indonesia tidak hanya mampu menjadi produsen, tetapi juga sangat memenuhi syarat untuk menjadi pemain global dalam industri ini. “Bahan baku untuk baterai kendaraan listrik itu kita sangat kaya raya. Sehingga sudah semestinya Indonesia menjadi pemain global di sektor baterai mobil listrik ini,” kata Redi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/12).

Salah satu syaratnya, kata dia, semua stakeholders, terutama empat BUMN yakni PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Industri Pertambangan Mind ID (Inalum), PT Pertamina (Persero), dan PT PLN (Persero) dapat memaksimalkan perannya masing-masing. Menurutnya, sangat tepat jika Antam terlibat penuh, mengingat bahwa perusahaan tersebut bergerak di sektor tambang, dan menghasilkan bijih nikel yang merupakan bahan baku dari EV. Bahkan, Redi juga mendukung jika EV ini nantinya bisa menjadi leading sektor PT Antam.

“Menteri BUMN sudah membentuk Indonesia Battery Corporation ya. Di situ ada Mind ID, Pertamina, PLN, dan Antam. Nah, karena ini terkait dengan komoditas tambang, maka PT Antam punya legal standing karena memiliki sumber baku EV ini, sehingga ini bisa menjadi leading sector Antam, karena EV itu memang berkaitan dengan bijih nikel,” jelasnya.

Dia menambahkan, yang mesti dilakukan PT Antam, termasuk perusahaan BUMN lainnya adalah meningkatkan nilai tambah. “Yang harus dipikirkan adalah bagaimana menciptakan nilai tambah. Saya kira Antam bisa terlibat dan memaksimalkan upaya nilai tambah ini, serta turut menjadi pemain global, karena kita punya bahan bakunya,” tambahnya.

Editor : Estu Suryowati

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads