JawaPos Radar

Listrik Sempat Padam Akibat Gempa, PLN Lakukan Pemulihan

06/08/2018, 10:44 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Listrik Sempat Padam Akibat Gempa, PLN Lakukan Pemulihan
Situasi gempa di Lombok (Ivan Mardiansyah / Lombok Pos)
Share this

JawaPos.com - PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik tetap aman sehubungan dengan gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang melanda wilayah NTB, Bali dan sekitarnya pada pukul 19:46 WITA para Minggu, (5/8) diikuti gempa susulan yang terjadi. 

Sebelumnya, sistem Lombok yang menyuplai kota Mataram dan sekitarnya sebagian besar masih padam. Saat gempa terjadi beberapa daerah yang di suplai Sistem Lombok masih Menyala dengan Beban 50 MW dari beban Sistem Normal sebesar 220 MW. 

"Adapun dua sistem kelistrikan lainnya di NTB yakni Sistem kelistrikan Sumbawa dan Bima sebagian besar menyala dan aman, walaupun ada beberapa sebagian kecil daerah yang masih padam," jelas I Made Suprateka Kepala Satuan Komunikasi Korporat dalam keterangan resmi, Senin (6/8).

Untuk memulihkan pasokan listrik di daerah terdampak gempa, khsususnya di Lombok Timur dan Lombok Utara,  PLN dengan cepat melakukan inventarisasi kondisi asset di semua lokasi pembangkit, pemulihan listrik di daerah padam secara bertahap sesuai Standard Operating Procedur, mengantisipasi gempa susulan, serta berkoordinasi dengan unit-unit PLN lain seperti Bali dan Jawa Timur untuk bantuan personil, peralatan, dan material.

"PLN menghimbau kepada masyarakat serta pegawai PLN, anak perusahaan dan mitra kerja untuk tetap tenang, waspada dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta diharapkan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami," terangnya.

Gempa bumi berkekuatan 7 SR telah memporakpondakan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB atau pukul 19.46 WITA. Gempa susulan dengan skala yang lebih kecil dilaporkan terus terjadi hingga Senin (6/8) dini hari waktu setempat. Tercatat, sementara ini ada 82 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up