alexametrics

Subsidi Energi Bengkak, Jonan: PNBP juga Naik Rp 100 triliun

4 Januari 2019, 19:19:05 WIB

JawaPos.com – Subsidi energi pada 2018 naik hampir dua kali lipat. Jika pada 2017 subsidi energi hanya Rp 97,6 triliun saja, realisasi subsidi energi pada 2018 mencapai Rp 153,5 triliun.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menuturkan naiknya subsidi energi pada 2018 dibandingkan tahun sebelumnya disesuaikan dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di bidang migas dan batu bara yang naik lebih besar dibandingkan kenaikannya.

“Kalau dilihat kembali ke PNBP subsidi ini kan didanai oleh penerimaan, penerimaan (2018) kan naiknya banyak dari Rp 120,5 triliun pada 2017 menjadi Rp 217,5 triliun. Sedangkan subsidi naik dari Rp 97,6 triliun ke Rp 153,5 triliun. Penerimaan negara naik hampir Rp 100 triliun,” ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (4/1).

Jonan mengungkapkan, realisasi PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) sektor ESDM pada tahun 2018 mencapai Rp 217,5 triliun, atau 181 persen dari target APBN 2018 (Rp 120,5 triliun), dimana angka tersebut menyumbang 53,4 persen dari PNBP Nasional.

Bahkan, Jonan menyebut 54 persen anggaran ESDM tahun 2018 diperuntukkan untuk belanja infrastruktur rakyat, yang meliputi pembangunan jaringan gas kota, konverter kit LPG untuk nelayan, lampu tenaga surya hemat energi, hingga sumur bor untuk daerah sulit air.

Terkait subsidi, imbuh Jonan, untuk 2018 ini totalnya Rp 153,5 triliun, terdiri dari subsidi BBM/LPG Rp 97 miliar dan subsidi listrik Rp 56,5 miliar. “Subsidi empat tahun terakhir angkanya dipangkas untuk belanja yang lebih produktif,” tandasnya.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : Uji Sukma Medianti

Subsidi Energi Bengkak, Jonan: PNBP juga Naik Rp 100 triliun