JawaPos Radar

Astra Internasional Catatkan Laba Bersih Rp 14,18 T Per September 2017

31/10/2017, 19:26 WIB | Editor: Mochamad Nur
Astra Internasional Catatkan Laba Bersih Rp 14,18 T Per September 2017
Ilustrasi kantor pusat PT Astra Internasional Tbk (Istimewa for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PT Astra International Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 14,18 triliun pada kuartal III-2017. Capaian itu meningkat 26 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 11,27 triliun. Sementara itu laba bersih per saham pada kuartal III-2017 tercatat Rp 350 per lembar, tumbuh dibanding tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 279 per lembar.

Nilai kas bersih, di luar Grup Jasa Keuangan, mencapai Rp1,2 triliun pada akhir bulan September 2017, lebih rendah dibandingkan nilai kas bersih pada akhir 2016 yang tercatat sebesar Rp 6,2 triliun. Penurunan ini disebabkan oleh investasi jalan tol, pembangkit listrik dan properti yang dilakukan selama sembilan bulan pertama tahun 2017.

Astra Internasional Catatkan Laba Bersih Rp 14,18 T Per September 2017
Ilustrasi (Istimewa)

Anak perusahaan Grup segmen Jasa Keuangan mencatatkan utang bersih sebesar Rp 46,9 triliun, dibandingkan Rp47,7 triliun pada akhir tahun 2016.

Presiden Direktur PT Astra Internasional Tbk Prijono Sugiarto optimis kinerja perusahaan hingga akhir tahun akan tetap tumbuh positif meski persaingan di pasar mobil kian ketat.

“Prospek kinerja hingga akhir tahun ini diperkirakan tetap positif karena penguatan harga komoditas yang terus berlanjut, meskipun ada tantangan dari peningkatan kompetisi di pasar mobil serta bertambahnya provisi kredit pada beberapa aktivitas Grup jasa keuangan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (31/10).

Selain itu, lanjutnya, dari periode Januari hingga September 2017 segmen pasar otomotif baik mobil maupun motor mengalami peningkatan. Meski demikian, ada tekanan dari diskon-diskon yang diberikan oleh pesaing dalam mendorong penjualan mereka.

"Selama sembilan bulan pertama tahun 2017, segmen otomotif Grup Astra mengalami peningkatan pangsa pasar baik di pasar mobil maupun motor, namun menghadapi tekanan diskon dari meningkatnya kompetisi di pasar mobil," katanya.

Kinerja segmen jasa keuangan mengalami peningkatan seiring dengan keuntungan yang kembali dihasilkan oleh PT Bank Permata Tbk. "Kenaikan harga komoditas juga mendorong kinerja yang kuat dari divisi alat berat dan pertambangan serta agribisnis," tandasnya.

(cr4/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up