alexametrics

Penerapan Transaksi Nontunai Diyakini Akan Urai Macet di Jalan Tol

30 Oktober 2017, 20:51:04 WIB

JawaPos.com – Penerapan transaksi nontunai di seluruh gerbang tol (GT) akan mulai diberlakukan pada 31 Oktober 2017, atau Selasa besok. Tujuan dari penerapan kebijakan itu adalah untuk mempermudah transaksi dan mengurai kemacetan di gerbang tol.

Sayangnya, banyak pihak yang masih meragukan keberhasilan dari penerapan kebijakan tersebut. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengaku optimis program tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Memang yang pertama, janji apakah ini adalah solusi kemacetan di gerbang, kami sampaikan bahwa perbedaannya tapping (dengan uang elektronik) itu 3 detik, kalau manual itu bisa 7 detik, dari situ saja kita bisa lihat (bisa jadi solusi, red),” kata Herry dalam diskusi di Galeri Nasional, Senin (30/10).

Meski demikian, Herry menyebut biang kemacetan di jalan tol tidak hanya disebabkan oleh sistem transaksi tunai. Ada faktor lain yang tentu akan diketahui secara mendalam setelah program itu berjalan.

“Dalam perjalanannya akan terus kita evaluasi di mana kemacetan, ini yang menjadi peningkatan pelayanan secara terus menerus,” kata dia.

Sekadar informasi, hingga tanggal 27 Oktober 2017, pengguna uang elektronik telah mencapai 92 persen. Dia berharap, 8 persen sisanya akan bisa terwujud esok hari.

“Pada tanggal 27 Oktober, secara nasional sudah 92 persen. Jadi yang tersisa hanya 8 persen. Besok yang 8 persen kita harapkan juga beralih menuju menggunakan uang elektronik,” pungkasnya. 

Editor : admin

Reporter : (cr4/ce1/JPC)



Close Ads
Penerapan Transaksi Nontunai Diyakini Akan Urai Macet di Jalan Tol