alexametrics
Bisnis Start-Up

Noinbrand Kenali Minat Pasar dengan Ekshibisi

30 Oktober 2017, 20:04:20 WIB

JawaPos.com – Keinginan kuat Muhammad Deny Satriawan untuk berhenti sebagai pegawai dan memulai usaha amatlah kuat. Awalnya, dia berinisiatif untuk menitipkan barang dagangannya ke distro-distro lain.

Inisiatifnya membuahkan hasil. Barang dagangannya berupa kaus distro yang dibanderol dengan merek Noinbrand terjual dengan mudah. ”Setelah itu, saya memproduksi lebih banyak dan mulai berani membuka gerai sendiri pada 2009,” katanya.

Kondisi perekonomian yang fluktuatif dan tren mode yang berbeda-beda di tiap daerah membuat Noinbrand sulit melakukan penetrasi pasar selain di wilayah Jakarta, tempat Noinbrand pertama diluncurkan.

Deny mengungkapkan, dahulu dirinya punya tiga distro, yaitu dua di Jakarta dan satu di Surabaya. Namun, karena minat di Surabaya kurang, distronya ditutup.

Tak putus asa, Deny mencoba sistem penjualan daring lewat media sosial. Hasilnya, kini produknya dikenal luas. Dia juga sudah mengirim banyak produk ke berbagai pulau di tanah air.

Namun, masih ada yang kurang. Hingga saat ini merek Noinbrand belum bisa menembus Bali. Menurut Deny, Bali memiliki budaya yang sangat kuat sehingga merek baju dari luar pulau bakal sulit masuk ke sana.

Apalagi di sana sangat banyak merek global yang masuk seperti Billabong, Surfer Girl, dan Rip Curl. ”Pasar terbesar di sana adalah wisatawan asing. Tapi, mereka pasti beli produk buatan Bali sendiri atau produk merek internasional yang sudah mereka kenal,” jelasnya.

Untuk menggaet konsumen, Deny mengikuti berbagai pameran dan perhelatan bisnis, baik di dalam negeri maupun luar negeri. ”Dari pameran itulah, kami belajar minat pasar tentang produk-produk fashion,” kata pria 34 tahun itu.

Hingga kini, omzet bulanan pria 34 tahun tersebut sudah mencapai ratusan juta. “Kalau lagi ramai, omzetnya bisa sampai Rp 350 juta. Kalau lagi sepi mungkin hanya sampai 90 juta,” ujarnya. (*)

Editor : admin

Reporter : puspa devita/c6/sof



Close Ads
Noinbrand Kenali Minat Pasar dengan Ekshibisi