JawaPos Radar

Rayakan HUT BUMN, Lebih dari 7.500 Peserta Ramaikan Tour De Tjolomadoe

30/04/2018, 18:00 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Rayakan HUT BUMN, Lebih dari 7.500 Peserta Ramaikan Tour De Tjolomadoe
Menteri BUMN Rini Soemarno berkunjung ke NTT. (Hana Adi/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Lebih dari 7.500 perserta mengikuti Fun Bike BUMN Tour De Tjolomadoe 2018 dengan menempuh jarak lebih dari 20 kilometer (Km) sebagai acara puncak dalam peringatan HUT Ke-20 BUMN di Karanganyar, Jawa Tengah. Funbike tersebut merupakan rangkaian kegiatan BUMN Hadir di Tjolomadoe setelah sehari sebelumnya dilaksanakan rapat koordinasi seluruh pimpinan BUMN dan festival kartini BUMN.

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini M Soemarno mengatakan Colomadu Karanganyar merupakan ikon untuk daerah Solo dan sekitarnya. "Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memasyarakatkan sehat dengan fun bike," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (30/4).

Rini juga mengaku senang karena kegiatan fun bike tersebut diikuti lebih dari 7.500 peserta dari keluarga BUMN. Tercatat, beberapa BUMN mengirimkan puluhan bahkan ratusan pegawainya untuk ikut mendukung kegiatan funbike tersebut.

"Saya bersepeda tandem dengan Bapak Maryono, Dirut Bank BTN dan melalui jalan tanjakan dan turunan serta melintas tol Solo-Ngawi yang belum dibuka untuk umum. Saya bangga ternyata peserta jumlahnya luar biasa," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengungkapkan dirinya merasa bangga dengan mengikuti Fun Bike Tour De Tjolomadoe. "Rute funbike tour de Tjolomadoe juga komplet ada tanjakan dan turunan sehingga mengesankan bagi peserta," tuturnya.

Kegiatan funbike yang diikuti lebih dari 7.500 beserta ini secara tidak langsung berdampak langsung pada bisnis. Armada transportasi darat dan udara, hotel dan penginapan, makanan dan idustri lainnya. Ini yang dimaksud bahwa BUMN hadir untuk negeri itu membawa manfaat untuk masyarakat terbukti seperti apa yang dilakukan di Tjolomadoe.

Colomodu merupakan Pabrik Gula yang telah direvitalisasi menjadi tempat wisata dan kawasan komersial yang kini namuanya berubah menjadi De Tjolomadoe.

Pabrik gula tersebut didirikan pada 1861 di Karanganyar oleh Mangkunegaran IV dan pada tahun 1928 mengalami perluasan area lahan tebu dan perombakan arsitektur.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up