alexametrics

Sembarang Pakai Data Pengguna, Apple dan Google Didenda Rp158 Miliar

29 November 2021, 22:43:35 WIB

JawaPos.com – Peraturan perundang-undangan di banyak negara kini mengalami perubahan khususnya dalam menyikapi tren digital, terkait privasi dan data penting publik. Salah satu yang tegas terhadap regulasi data di era digital saat ini adalah Uni Eropa.

Uni Eropa diketahui memiliki regulasi yang jelas berkenaan dengan data, keamanan siber, dan privasi publik yang menggunakan perangkat teknologi internet. Regulasi sakti tersebut adalah General Data Protection Regulation (GDPR) yang kemudian menjadi contoh banyak negara lain.

Terbaru soal kesaktian GDPR adalah Apple dan Google yang dikabarkan kena denda mencapai EUR 10 juta (setara Rp158 miliar lebih) oleh Otoritas Persaingan Italia. Kedua perusahaan teknologi itu diduga menggunakan data pengguna untuk tujuan komersial tanpa persetujuan. Kedua raksasa teknologi yang cukup menguasai dunia itu dikenakan pelanggaran terhadap Kode Konsumen Italia.

Pihak berwenang mengklaim bahwa Apple secara langsung mengeksploitasi nilai ekonomi dari data pengguna yang dikumpulkannya. Kemudian, data tersebut digunakan untuk meningkatkan penjualan produknya dan atau produk pihak ketiga melalui platform komersialnya (App Store, iTunes Store, dan Apple Books).

Juga diklaim bahwa baik Apple maupun Google tidak memberikan informasi yang tepat kepada pengguna tentang data mereka yang digunakan untuk tujuan komersial. Dikutip dari Gizmochina, Senin (19/11), pembacaan tuntutan denda bahkan mengklaim bahwa Apple tidak menyediakan cara untuk memilih keluar dari penggunaan data mereka.

Keterangan pada sanksi denda mengklaim, Apple tidak memberikan opsi kepada pengguna untuk memilih menghentikan penggunaan data mereka. Pada keterangan juga disebutkan, Apple hanya memberi tahu para penggunanya, data akan dipakai untuk meningkatkan pengalaman mereka, bukan dipakai untuk tujuan komersial.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Rian Alfianto




Close Ads