alexametrics

Ekspansi Bisnis, PTBA Siapkan Belanja Modal Rp 5 Triliun

29 November 2017, 21:38:40 WIB

JawaPos.com – Kendati telah menjadi ‘saudara’ dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tetap menjalankan roda bisnisnya. Seperti pada tahun depan, PTBA akan melakukan ekspansi bisnis.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arviyan Arifin mengatakan, untuk melakukan ekspansi tersebut, pihaknya diperkirakan membutuhkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp 5 triliun.

“Sesuai yang saya katakan, tahun depan ada beberapa ekspansi, tentunya ini memerlukan capex yang besar. Perkiraan kebutuhan capex kan enggak mungkin dalam satu tahun. Tapi untuk tahun depan sekitar Rp4 triliun – Rp 5 triliun,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/11).

Lanjutnya, kebutuhan itu akan digunakan untuk pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Salah satunya dengan tercapainya kesepakatan Power Purchase Agreement (PPA) atau perjanjian jual belinya sudah ditandatangani minggu lalu dengan kapasitas 2×660 megawatt (MW).

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan ekspansi dengan menggandeng PT Antam Tbk dalam hal pembangunan PLTU untuk kebutuhan smelter milik Antam di Halmahera, Maluku Utara.

“Untuk market, kalau batubara kan memang sebagai salah satu sumber bahan dasar pembangkit listrik. Kita tahu sendiri PLN sedang serius mengembangkan 35.000 Mw dan awal tahun depan sebagian sudah mulai COD (Commercial Operation Date/operasi komersial),” jelas dia.

Arvian berharap, kedepannya PTBA dapat segera menjalin kesepakatan dengan PLN dalam menyuplai kebutuhan batubara. Selain itu, diharapkan tahun depan bisnis batubara tetap bergairah.

“Itu market domestiknya yang mudah-mudahan dalam waktu dekat ada kesepakatan dengan PLN untuk bisa memenuhi PLN terhadap batubara ini,” sebutnya.

“Kedua, market internasional itu sangat tergantung kondisi makro ekonomi dunia. Tidak ada satu pun yang bisa perkirakan pasar batubara ke depan. Tapi sebagai gambaran kita lihat dari awal tahun kemarin posisi harga batubara indeks realatif membaik. Akhir ini relatif stagnan dan tidak mengalami penurunan,” pungkasnya. 

Editor : admin

Reporter : (cr4/JPC)

Ekspansi Bisnis, PTBA Siapkan Belanja Modal Rp 5 Triliun