alexametrics

Ekonomi Tiongkok Melambat, Menkeu Yakin Kinerja Ekspor Tak Melorot

29 Januari 2019, 17:10:16 WIB

JawaPos.com – Perlambatan perekonomian global saat ini tengah mengintai negara berkembang, termasuk Indonesia. Namun, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyebut perlambatanan ekonomi Tiongkok tak akan mengganggu kinerja ekspor Indonesia.

Menurut Ketua KSSK Sri Mulyani, negara tirai bambu tersebut masih membutuhkan komoditas dari Indonesia sehingga permintaan ekspor masih akan tinggi agar ekonomi mereka tetap tumbuh.

“Ekonomi melambat bukan berarti permintaan domestik mereka menurun karena pemerintah mereka akan menjaga permintaan domestiknya,” ujar Sri Mulyani di Kantornya, Selasa (29/1).

Sebagai informasi, ekonomi Tiongkok pada 2018 hanya tumbuh 6,6 persen. Realisasi itu merupakan yang terendah dalam 28 tahun terakhir. Bagi Indonesia, Tiongkok menjadi negara tujuan ekspor terbesar. Pada 2018, jumlah ekspor ke China mencapai USD 24,39 miliar atau sekitar 13,54 persen dari total ekspor yang mencapai USD 180,06 miliar.

Sri Mulyani memaparkan, jika terjadi penurunan permintaan dari Tiongkok, maka pemerintah berupaya mengimbanginya dengan mempertahankan tingkat permintaan domestik  agar pertumbuhan ekonomi dalam negeri tak anjlok.

“Dengan menjaga inflasi tetap rendah agar daya beli tetap terjaga dan konsumsi tetap bagus,” pungkasnya.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : Romys Binekasri

Ekonomi Tiongkok Melambat, Menkeu Yakin Kinerja Ekspor Tak Melorot