alexametrics

Operator Dilarang Berikan Promo Agar Tak Terjadi Perang Harga

28 Desember 2018, 15:40:14 WIB

JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan PM 118 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus untuk menggantikan PM 108 Tahun 2017. Dalam  beleid anyar tersebut, juga mengatur soal pelarangan pemberian tarif promo.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, salah satu tujuan dari larangan pemberian promo itu dilakukan agar para operator tidak melakukan perang harga. Sebab, hal itu dikhawatirkan malah membuat persaingan menjadi tidak sehat dan merugikan pengemudi.

“Ya pasti lah (agar tidak perang harga), diantaranya itu juga,” ujarnya saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (28/12).

Menhub Budi menegaskan, faktor keselamatan dan keamanan juga menjadi pertimbangan pihaknya dalam larangan pemberian promo. Di sisi lain, kerugian terhadap pengemudi juga akan bedampak pada karirnya.

“Kalian coba survey saja, pendapatan mereka (pengemudi) berkurang. Jadi karena jumlah kebanyakan, nilai yang mereka terima kurang dari yang mereka kalkulasi,” ungkapnya.

Perihal kekhawatiran kehilangan konsumen, mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini menegaskan kecil kemungkinan terjadi. Menurutnya, masyarakat akan tetap menggunakan taksi online karena kemudahannya.

“Saya yakin penumpang sudah cinta dengan online karena kemudahan yang diberikan,” tandasnya.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : (hap/JPC)



Close Ads
Operator Dilarang Berikan Promo Agar Tak Terjadi Perang Harga