JawaPos Radar

Akuisisi Tambang Batubara, Semen Baturaja Gelontorkan Rp 300 Miliar

28/08/2018, 06:12 WIB | Editor: Mochamad Nur
Akuisisi Tambang Batubara, Semen Baturaja Gelontorkan Rp 300 Miliar
Ilustrasi penambangan batubara (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Produsen semen lokal, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) berencana melakukan akuisisi tambang batubara. Untuk aksi korporasi ini, perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp300 miliar.

Direktur Utama Semen Baturaja Rahmad Pribadi menyampaikan, saat ini perseroan tengah melakukan due diligence meeting terhadap tambang batubara yang ada di sekitar pabrik Semen Baturaja. Tujuannya, untuk mencari tambang batubara yang harganya paling optimum dengan kualitas paling cocok. Proses akuisisi ini diharapkan selesai tahun 2018.

"Untuk pendanaan dari kas internal kita enggak ada rencana untuk buka loan baru," kata Rahmad dalam acara Investor Summit di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/8).

Rahmad melanjutkan, akuisisi tambang batubara dapat memberikan efisiensi hingga 30 persen, lantaran batubara berkontribusi hingga 30 persen kepada pembiayaan operasional. Dengan selesainya akuisisi, maka dampak dari akuisisi yaitu penurunan biaya batubara dan juga volatilitas harga batu bara bisa dikurangi di 2019.

"Kita harapkan bisa mencapai tahun depan, dari 50 persen kebutuhan dari batubara bisa dicukupi dari tambang yang kita akuisisi," tuturnya

Selain itu, Rahmad tambang batubara yang akan diakuisisi merupakan tambang batubara yang dekat dengan tambang Semen Baturaja saat ini, sehingga tidak akan ada ekspansi besar-besaran dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM).

"Operasi mining di kapur akan kita extend timnya untuk lalukan penambangan di batu bara," jelas dia.

Dari sisi ekspor, Rahmad menuturkan, perseroan tidak akan menambah kapasitas ekspor. Adapun rata-rata ekspor tiap tahunnya sebesar 70.000 ton. Alih-alih mengembangkan pasar ekspor, perseroan justru fokus menggarap pasar domestik, khususnya untuk penjualan wilayah Sumatera Bagian Selatan.

"Volume ekspor 70.000 ton dan setiap tahun akan sekitar itu. Itu untuk maintenance supaya kita ada presence di pasar ekspor," tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up