alexametrics

Iklannya Dianggap Menyesatkan, Samsung Kena Denda Hampir Rp 150 M

28 Juni 2022, 16:19:26 WIB

JawaPos.com – Seringkali iklan dikemas sedimikian rupa agar bisa menarik pembeli. Tak salah memang, sepanjang iklan sebuah produk tidak menyesatkan, berlebihan alias ‘lebay’ atau bahkan sampai membohongi konsumen.

Untuk praktik satu ini, salah satu nama pabrikan teknologi sekelas Samsung juga pernah melakukan hal tersebut dan tidak sekali dua kali saja. Namun kini, akibat dari iklan yang ‘lebay’ itu, salah satu iklannya di Australia justru membuat merek Korea Selatan (Korsel) itu mengeluarkan banyak biaya.

Tahun 2019, Samsung cabang Australia dibawa ke pengadilan oleh Komisi Persaingan dan Konsumen Australia. Kasus ini melibatkan iklan tahan air yang menyesatkan di smartphone-nya.

Raksasa teknologi Korsel itu berulang kali mengiklankan beberapa smartphone Galaxy S, A, dan Note yang cocok untuk digunakan di kolam renang dan air laut.

Tiga tahun setelah gugatan diajukan, pengadilan memerintahkan Samsung Australia untuk membayar AUD 14 juta atau berkisar Rp 144 miliar lebih. Pengadilan menyimpulkan bahwa Samsung menyesatkan konsumen dengan iklannya. Lagi pula, tidak semua perangkat cocok untuk digunakan di kolam renang, apalagi di air laut.

Siaran pers ACCC menyebutkan sekelompok ponsel Samsung memang memiliki peringkat ketahanan air IP68. Daftar tersebut termasuk Galaxy S7, S7 Edge, S8, S8 Plus, Galaxy Note 8, A5, dan A7 dari 2017.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini: