JawaPos Radar

Permintaan Tinggi, Isuzu Garap Pasar Light Truk 6 Ban

28/05/2016, 14:20 WIB | Editor: Mochamad Nur
Permintaan Tinggi, Isuzu Garap Pasar Light Truk 6 Ban
Ilustrasi (Dok Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Gencarnya pembangunan infrastruktur membuat PT Isuzu Astra Motor Indonesia tahun ini berfokus pada penjualan light truck 6 ban. Segmen itu dinilai paling tepat untuk meningkatkan pangsa pasar truk sebagai pendukung pembangunan infrastruktur dan bisnis logistik.

’’Kami memang ingin berkonsentrasi di light truck 6 ban karena pasarnya besar,’’ ujar Kepala Wilayah Jatim & Bali PT Astra International Tbk–Isuzu FX Mardiono  sebagaimana dikutip Jawa Pos, Sabtu (28/5).

Menurutnya, pasar terbesar light truck saat ini didominasi jenis 6 ban, yakni mencapai 70 persen. Sisanya berasal dari light truck jenis 4 ban. Saat ini, Isuzu menjadi market leader di segmen light truck 4 ban dengan pangsa pasar 49 persen di Jawa Timur.  Sementara itu, di light truck 6 ban, pihaknya baru memperoleh market share 20 persen. 

Dalem pengembangan strategi pasar, Isuzu meluncurkan Elf NMR 71 STD yang diharapkan dapat mendongkrak pangsa pasar di segmen light truck 6 ban menjadi 25 persen pada akhir tahun. Ada empat varian yang disiapkan. Yakni logistik, boks terbuka, material, dan dump.

’’Kami membidik infrastruktur dengan jenis dump truck serta logistik,’’ katanya. 

Di segmen light truck 6 ban, secara umum, porsi terbesar masih berasal dari mobil bak terbuka. Persentase penjualannya mencapai 50 persen. Selanjutnya, mobil boks memperoleh 30 persen, sedangkan dump truck dan tangki 20 persen. ’’Peningkatan proyek infrastruktur membuat porsi penjualan dump truk tahun ini mencapai 30 persen,’’ tuturnya. 

Saat ini Isuzu menerima pesanan 100 unit light truck 6 ban untuk proyek tol Solo–Kertosono. Untuk mempertahankan kesetiaan konsumen, Isuzu memerhatikan layanan pascapenjualan. ’’Konsumen yang loyal sangat penting. Saat pasar truk turun hingga 30 persen, mayoritas pembeli berasal dari loyal customer,’’ ujar Mardiono. (vir/noe)

 

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up