JawaPos Radar | Iklan Jitu

Berlakukan SNI untuk Pelumas, Pemerintah Terkendala Infrastruktur

28 April 2018, 05:10:59 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Berlakukan SNI untuk Pelumas, Pemerintah Terkendala Infrastruktur
oli pelumas (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah berencana memberlakukan standar nasional Indonesia (SNI) untuk produk pelumas yang beredar di Indonesia pada Juni 2018. Namun, rencana tersebut masih terkendala infrastruktur yang belum memadai.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kemenperin Achmad Sigit mengatakan laboratorium di Indonesia belum memadai untuk melakukan pengujian, khususnya untuk performance parameter. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan pemerintah sebelum memberlakukan SNI wajib untuk pelumas.

"Yang jadi pertimbangan kita masih ada hal cukup besar, yaitu laboratorium kita. Karena belum ada yang mampu menguji khusus untuk performance parameter," katanya di Bogor, Jumat (27/4).

Menurutnya, saat ini Kemenperin tengah mempersiapkan laboratorium yang bisa melakukan uji parameter tersebut. Sebab, jika tak ada laboratorium yang bisa melakukan pengujian tersebut, maka produsen akan melakukan uji SNI di luar negeri. Hal tersebut sangat merugikan untuk Indonesia.

"Sebenarnya bisa saja kita melakukan pemberlakukan SNI wajib, tapi kalau tidak ada laboratorium yang bisa lakukan uji maka mereka akan melakukan pengujian di luar negeri. Ini kan merugikan kita juga," pungkasnya.

(hap/mys/uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up