alexametrics

Komisi VI DPR Soroti Upaya Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat

27 Juni 2019, 22:33:02 WIB

JawaPos.com – Harga tiket pesawat masih menjadi sorotan. Kinerja pemerintah selaku regulator untuk “menaklukkan” maskapai agar harga tiket pesawat terjangkau oleh masyarakat masih dianggap belum optimal.

Anggota Komisi VI DPR Abdul Aziz menyebut upaya pemerintah menurunkan harga tiket pesawat belum berhasil. Harga tiket masih tinggi dikeluhkan oleh masyarakat. Menurutnya, selama ini tidak ada sinergi yang efektif antara pemerintah dan maskapai dalam upaya menurunkan harga tiket. Masing-masing belum menemukan kata sepakat dan terlihat saling menunggu. Padahal, jika mereka bermusyawarah dengan baik dan mau mendahulukan kepentingan masyarakat, harga tiket bisa turun seperti semula.

“Saat ini di pihak maskapai ada duopoli yang antara Grup Garuda dan Grup Lion Air. KPPU harus segera turun tangan terkait masalah ini,” kata Aziz, Kamis (27/6).

Sementara itu, di pihak pemerintah dan BUMN terkait sektor penerbangan seperti Angkasa Pura, AirNav, dan Pertamina masih belum merespons untuk menurunkan tarif layanan mereka. Padahal Avtur, biaya navigasi, serta jasa kebandarudaraan (biaya take off landing dan biaya pelayanan penumpang) merupakan komponen biaya pokok produksi airline. Jika biaya-biaya tersebut turun, maka harga tiket pun bisa turun,” tambahnya.

Anggota Fraksi PPP DPR itu meminta BUMN yang berhubungan dengan industri penerbangan untuk tidak hanya mengejar keuntungan, namun lebih kepada public service. Contohnya, jasa bandara untuk layanan maskapai harusnya bisa ditekan. Begitu juga dengan harga avtur agar tidak terlalu mahal dibanding di negara lain.

“Bagi masyarakat Indonesia, transportasi udara sangat diperlukan, mengingat negara ini sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau. Dengan harga tiket terjangkau, mobilitas masyarakat pun akan semakin tinggi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” jelas ketua DPW PPP DKI Jakarta itu.

Selain masalah maskapai dan pemerintah, Aziz juga menyoroti bisnis lain yang bersinggungan dengan industri penerbangan, seperti sewa pesawat yang sangat mahal dibanding negara lain. Hal itu berdampak pada cost yang dikeluarkan maskapai.

“Harga sewa pesawat yang merupakan salah satu komponen biaya maskapai yang cukup tinggi juga berpengaruh pada tingginya harga tiket,” kata Aziz.

Editor : Ilham Safutra



Close Ads